Rohmadi Rohmadi
Kementerian Pertanian, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta Pusat Pendidikan Pertanian

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS EFEKTIVITAS MEDIA SOSIAL INSTAGRAM DALAM MENINGKATKAN MINAT GENERASI Z TERHADAP PENERIMAN MAHASISWA BARU PENDIDIKAN VOKASI PERTANIAN DI LINGKUP KEMENTERIAN PERTANIAN Rohmadi Rohmadi
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 6 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah mendorong transformasi dalam pola penyampaian informasi pendidikan, khususnya melalui media sosial. Generasi Z sebagai digital native memiliki kecenderungan tinggi dalam mengakses informasi melalui platform visual dan interaktif, salah satunya Instagram. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas media sosial Instagram sebagai media informasi dalam meningkatkan minat Generasi Z terhadap penerimaan mahasiswa baru pada pendidikan vokasi pertanian di lingkup Kementerian Pertanian. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif dengan kombinasi metode kuantitatif dan kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi terhadap akun Instagram resmi Polbangtan dan PEPI, analisis konten digital, serta studi literatur. Analisis kuantitatif dilakukan dengan mengukur tingkat keterlibatan (engagement) audiens, seperti jumlah likes, komentar, share, dan pertumbuhan followers. Sementara itu, analisis kualitatif digunakan untuk memahami persepsi dan ketertarikan Generasi Z terhadap konten yang disajikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konten berbasis visual dan video, khususnya reels, memiliki tingkat engagement yang lebih tinggi dibandingkan konten statis. Strategi komunikasi digital yang meliputi kualitas visual, relevansi konten, serta interaktivitas terbukti mampu meningkatkan keterlibatan audiens. Tingginya engagement berpengaruh terhadap perubahan persepsi Generasi Z yang semula menganggap sektor pertanian kurang menarik menjadi lebih positif dan modern. Selain itu, engagement juga berkontribusi terhadap peningkatan minat, yang ditunjukkan melalui interaksi aktif, pencarian informasi lanjutan, hingga niat mendaftar sebagai mahasiswa baru. Dengan demikian, media sosial Instagram terbukti efektif sebagai media informasi dan promosi pendidikan yang mampu menjangkau serta memengaruhi Generasi Z. Penelitian ini merekomendasikan optimalisasi strategi konten digital yang adaptif, kreatif, dan berbasis karakteristik Gen Z untuk meningkatkan minat terhadap pendidikan vokasi pertanian.