Nile tilapia farming faces various challenges, particularly in improving fish growth and survival in a sustainable manner without relying on synthetic chemicals. One potential alternative is the use of natural phytobiotics derived from ginger (Zingiber officinale) and lemongrass (Cymbopogon citratus), which contain bioactive compounds that may enhance fish health and growth performance. This study aimed to determine the effect of a combination of ginger and lemongrass extracts as phytobiotics on the growth and survival of Nile tilapia (Oreochromis niloticus). The study employed an experimental method using a Completely Randomized Design (CRD) consisting of four treatments with three replications: P0 (control without extract), P1 (ginger extract at 5.63 g/kg feed), P2 (lemongrass extract at 5.63 g/kg feed), and P3 (combination of ginger extract 2.8 g/kg and lemongrass extract 2.8 g/kg feed). Observed parameters included absolute length growth, absolute weight gain, survival rate (SR), and water quality parameters consisting of temperature, pH, and dissolved oxygen. The results showed that the administration of ginger and lemongrass extracts had a significant effect (p<0.05) on the length growth of Nile tilapia but did not significantly affect weight gain. The combination treatment produced the highest average length growth of 5.25 cm and a weight gain of 1.00 g. The highest survival rate was observed in the lemongrass extract treatment, reaching 89%, while the lowest survival rate was recorded in the control treatment at 75.57%. In conclusion, ginger and lemongrass extracts have the potential to be used as natural phytobiotics to support the growth and survival of Nile tilapia. Their application may serve as an alternative strategy for promoting healthy, environmentally friendly, and sustainable aquaculture practices. ABSTRAK Budidaya ikan nila menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam meningkatkan pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan secara berkelanjutan tanpa ketergantungan pada bahan kimia sintetis. Salah satu alternatif yang dapat digunakan adalah fitobiotik berbahan alami, seperti jahe (Zingiber officinale) dan daun sereh (Cymbopogon citratus), yang diketahui mengandung senyawa bioaktif berpotensi meningkatkan kesehatan dan performa pertumbuhan ikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian kombinasi ekstrak jahe dan daun sereh sebagai fitobiotik terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan nila (Oreochromis niloticus). Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas empat perlakuan dan tiga ulangan, yaitu P0 (kontrol tanpa ekstrak), P1 (ekstrak jahe 5,63 g/kg pakan), P2 (ekstrak daun sereh 5,63 g/kg pakan), dan P3 (kombinasi ekstrak jahe 2,8 g/kg + ekstrak daun sereh 2,8 g/kg pakan). Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan panjang mutlak, pertambahan bobot mutlak, tingkat kelangsungan hidup (survival rate), serta kualitas air yang mencakup suhu, pH, dan oksigen terlarut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian ekstrak jahe dan daun sereh memberikan pengaruh nyata (p<0,05) terhadap pertumbuhan panjang ikan nila, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap pertambahan bobot. Perlakuan kombinasi ekstrak jahe dan daun sereh menghasilkan pertumbuhan panjang tertinggi dengan rata-rata 5,25 cm dan pertambahan bobot sebesar 1,00 g. Sementara itu, tingkat kelangsungan hidup tertinggi diperoleh pada perlakuan ekstrak daun sereh sebesar 89%, sedangkan tingkat kelangsungan hidup terendah terdapat pada perlakuan kontrol sebesar 75,57%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan ekstrak jahe dan daun sereh berpotensi dimanfaatkan sebagai fitobiotik alami untuk mendukung pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan nila, sehingga dapat menjadi alternatif dalam pengembangan budidaya ikan yang sehat, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.