Pahlawan
Manajemen Pendidikan, Universitas PGRI Palembang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Pengelolaan Sarana Prasarana Pendidikan Dalam Mendukung Proses Pembelajaran di SDN 1 Panggungharjo Kecamatan Air Sugihan Wagirin; Tri Widayatsih; Pahlawan
Journal of Educational Administration and Leadership Vol. 5 No. 4 (2026): Vol 5 Issue 4 (2026) in Progress
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jeal.v5i4.593

Abstract

Pengelolaan sarana prasarana pendidikan yang efektif penting untuk menjamin keberlangsungan pembelajaran yang aman, nyaman, dan bermutu. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan efektivitas pengelolaan sarana prasarana pendidikan dalam mendukung proses pembelajaran di SDN 1 Panggungharjo Kecamatan Air Sugihan Kabupaten Ogan Komering Ilir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Informan penelitian ditentukan melalui teknik purposive sampling dengan mempertimbangkan keterlibatan langsung informan dalam pengelolaan dan pemanfaatan sarana prasarana sekolah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan sarana prasarana di SDN 1 Panggungharjo telah mendukung kegiatan pembelajaran melalui ketersediaan fasilitas dasar, perawatan rutin, dan pemanfaatan fasilitas untuk kegiatan akademik maupun nonakademik. Ruang kelas, perpustakaan, laboratorium sederhana, dan sarana olahraga telah digunakan untuk memperkuat kegiatan literasi, pembelajaran berbasis teknologi, serta aktivitas ekstrakurikuler. Namun, efektivitas pengelolaan masih dibatasi oleh minimnya dana pengadaan, adanya fasilitas yang menurun kualitasnya, dan belum meratanya kemampuan guru dalam menggunakan perangkat teknologi pembelajaran secara kreatif di kelas. Sekolah merespons kendala tersebut melalui kerja sama dengan komite, orang tua, masyarakat, dan pemerintah desa, penguatan budaya peduli fasilitas, alokasi dana BOS untuk perawatan, serta peningkatan kompetensi guru dalam pemanfaatan TIK. Implikasi penelitian ini menegaskan perlunya manajemen sarana prasarana yang kolaboratif, terencana, dan berkelanjutan agar fasilitas sekolah benar-benar menjadi pendukung utama peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah dasar secara optimal dan berdaya guna bagi semua peserta didik