Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Service Excellent sebagai Upaya Peningkatan Kompetensi Mahasiswa Perhotelan Universitas Mataram Rizal Kurniansah; Taufan Handika Putra; Mahmudah Budiatiningsih; Baiq Nikmatul Ulya; Hasnia Minanda; Ihyana Hulfa; Siti Hamdiah Rojabi
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jpkm.v2i4.2457

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi mahasiswa perhotelan melalui pelatihan service excellent bidang housekeeping di Universitas Mataram. Pelatihan dilaksanakan menggunakan metode ceramah, diskusi, simulasi, dan praktik langsung dengan melibatkan 20 mahasiswa. Materi pelatihan meliputi komunikasi pelayanan, relationship building, face-to-face contacts, dan praktik bed making sesuai standar industri hospitality. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan kemampuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan mahasiswa dalam pemahaman standar housekeeping, keterampilan pelayanan, komunikasi, kerja sama tim, dan sikap profesional. Kegiatan ini juga meningkatkan motivasi dan kesiapan kerja mahasiswa dalam menghadapi dunia industri perhotelan. Pelatihan berbasis praktik diharapkan menjadi model pengembangan kompetensi mahasiswa yang berkelanjutan dan sesuai dengan kebutuhan industri hospitality.
Upaya Pelestarian Gendang Beleq Menjadi Daya Tarik Wisata Di Kabupaten Lombok Utara Ahmad Rizaldi Aspri; Lalu Ferdi Ferdiansyah; Siti Anggriana; Nur Afiah; Taufan Handika Putra; Kertajadi Kertajadi; Rahman Rahman
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jpkm.v2i4.2531

Abstract

Gendang Beleq merupakan seni musik perkusi tradisional masyarakat Sasak di Kabupaten Lombok Utara (KLU) yang telah diwariskan secara turun-temurun dan mengakar kuat dalam berbagai upacara adat. Di balik kekayaan nilai budayanya, kesenian ini menghadapi dua tekanan sekaligus: ancaman kepunahan akibat minimnya regenerasi pelaku seni, serta keterbatasan ekonomi komunitas seniman yang belum mampu memanfaatkan Gendang Beleq sebagai sumber penghidupan yang berkelanjutan. Data Dinas Kebudayaan KLU (2023) mencatat penurunan jumlah grup Gendang Beleq aktif sebesar 30% dalam satu dekade terakhir. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Tanjung, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, dengan tujuan memberdayakan komunitas seniman Gendang Beleq sebagai pelaku wisata budaya yang aktif dan mandiri. Metode yang diterapkan mencakup sosialisasi, pelatihan, diskusi kelompok terarah, serta penyusunan panduan pengelolaan atraksi wisata budaya secara partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap potensi Gendang Beleq sebagai produk wisata budaya, serta tersusunnya draf panduan pengelolaan yang memuat standar keaslian pertunjukan, jadwal reguler, manajemen seniman, tata kelola wisatawan, strategi promosi digital, dan instrumen evaluasi. Kegiatan ini menegaskan bahwa pelestarian budaya dan peningkatan kesejahteraan masyarakat dapat berjalan secara sinergis apabila komunitas dilibatkan secara aktif dalam setiap tahapan pengembangan wisata budaya.