This Author published in this journals
All Journal Jurnal Dialect
Nabila Airil Shafira
Universitas Dharmawangsa

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DINAMIKA BAHASA MEDIA CETAK DARI MASA KOLONIAL HINGGA ERA DIGITAL STUDI KASUS: KOLEKSI MUSEUM PERS SUMUT Raden Bimo Bagaskoro; Nabila Airil Shafira; Dwi Shafira Pramuditha; Nasyira Tu Zahro; Ramadhandi Haikal Purnama
Jurnal Dialect Volume 3 No. 1 Januari - Juni 2026
Publisher : UNIVERSITAS DHARMAWANGSA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/dl.v3i1.9091

Abstract

Penelitian ini menganalisis dinamika bahasa media cetak Sumatra Utara dari masa kolonial hingga era digital melalui studi kasus koleksi Museum Pers Sumut. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis konten diakronik, sampel dokumen (n=200 edisi koran/majalah) dipilih dari empat periode: kolonial (1880-1942), pasca kemerdekaan (1945-1998), Reformasi (1998-2010), dan digital (2010-2025). Fokus utama pada ragam bahasa, diksi, eufemisme, dan gaya retorika sebagai cerminan faktor sosiolinguistik seperti politik, teknologi, dan budaya lokal. Hasil menunjukkan evolusi signifikan: masa kolonial didominasi Melayu pasar dengan diksi Belanda influenced dan eufemisme sensor (misalnya, "pemerintahan" untuk kolonialisme); era Orde Baru menonjolkan bahasa Indonesia baku ideologis ("pembangunan"); sementara era digital menampilkan hibridisasi dengan slang Medan, kode-mixing Inggris-Indonesia, dan elemen visual digital. Faktor pendorong meliputi sensor politik, kemajuan cetak, dan media sosial. Penelitian ini berkontribusi pada sociolinguistics regional dan mata kuliah Bahasa Indonesia dengan rekomendasi modul pembelajaran berbasis arsip, seperti analisis variasi bahasa historis untuk pengembangan keterampilan siswa. Implikasi praktis mencakup pelestarian museum sebagai sumber pedagogi dan adaptasi bahasa media di era hibrida.