Mogan diah wari
Universitas mataram

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Pemanfaatan Media Pembelajaran Blooket Dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa Kelas X Dan XI Pada Mata Pelajaran Biologi Fathimah Intan Athira; Mogan diah wari; Maulida Suryatni; M. Rayfan Fadillah; Lalu Japa; Lauhul Waro’ah; Ismawan Hariadi
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 9 No 2 (2026): April-Juni 2026
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v9i2.15540

Abstract

Pembelajaran biologi di sekolah menengah masih menghadapi permasalahan dan tantangan berupa rendahnya minant belajar siswa. Kondisi tersebut umumnya disebabkan oleh kurangnya variasi media pembelajaran yang digunakan untuk menarik perhatian siswa dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi menjadi salah satu solusi alternatif untuk meningkatkan minat belajar siswa. Kajian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaat media pembelajaran berbasis blooket dalam meningkatkan minat belajar siswa kelas X dan XI pada mata pelajaran biologi di SMAN 1 Narmada dianalisis data tulisan ini. Pendekatan deskriptif kuantitatif berdasarkan dari indikator perasaan senang, perhatian, ketertarikan, partisipasi aktif, antusiasme dan ketekunan siswa selama mengikuti proses pembelajaran diterapkan data kegiatan ini. Data yang diperoleh dianalisis dengan pemberian skor yang menggunakan skala penelitian, kemudian diklasifikasikan dalam kategori minat belajar. Hasil kajian menujukan bahwa seluruh siswa berada pada kategori minat belajar “Baik” dan “Sangat Baik” setelah penerapan media pembelajaran berbasis blooket, tanpa adanya siswa yang termasuk dalam kategori “Cukup Baik” dan “Tidak Baik”. Temuan ini menunjukan bahwa penggunaan media pembelajaran berbasis blooket mampu menciptakan suasana belajar yang interaktif dan menyenangkan serta mampu mendorong keterlibatan siswa secara aktif dalam proses pembelajaran biologi. Media pembelajaran berbasis blooket efektif digunakan untuk meningkatakan minat belajar siswa di sekolah. Kata kunci: Blooket, Media Pembelajaran, Minat Belajar, Biologi.
Community Perceptions of Plastic Waste Impacts at Viral Bagek Kembar Coastal Area: Persepsi Masyarakat terhadap Dampak Sampah Plastik di Kawasan Pesisir Viral Bagek Kembar Mogan diah wari; Indayatun Aini; Erika Purnama Putri; Baiq Khusnul Murdiah; Asri Rahmatin; Dayang Nurfaizah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Tropis Indonesia Vol. 2 No. 2 (2026): Agustus
Publisher : Yayasan Siti Widhatul Faeha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65622/jpmti.v2i2.295

Abstract

Plastic waste accumulation in coastal areas threatens marine ecosystems, fisheries, and tourism sustainability. This study aimed to analyze community perceptions of plastic waste impacts at Viral Bagek Kembar Beach, Tanjung Karang Permai Village, Sekarbela District, Mataram City. A descriptive qualitative approach was applied through purposive sampling involving interviews with two key informants, namely a local RT head and a fisherman, conducted on May 26, 2026. Field observations were also carried out to document waste conditions along the shoreline. Results showed that plastic waste increases significantly during the rainy season due to sea currents and wind. Plastic materials, including bags, bottles, and food packaging, dominated the shoreline waste. Community perceptions indicated that plastic waste disrupts fishing activities by entangling gear, reduces coastal tourism aesthetics, and threatens marine biota. Waste management efforts such as routine beach clean-ups, community cooperation, and environmental awareness campaigns have been implemented by residents, students, and the local government. However, these efforts remain insufficient. In conclusion, community perceptions reflect a clear awareness of plastic waste impacts, yet management and environmental education need strengthening. Collaborative action among communities, government, and tourists is essential for sustainable coastal waste management.