Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif pengaruh influencer marketing, intensitas paparan konten, dan electronic word of mouth (e-WOM) terhadap keputusan pembelian produk skincare Glad To Glow pada platform TikTok di wilayah Kabupaten Labuhanbatu. Mengingat pesatnya perkembangan tren belanja daring melalui konten media sosial, penelitian ini hadir untuk memetakan perilaku konsumen dalam merespons stimulus digital tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori guna menguji hubungan kausal antarvariabel. Sebanyak 100 responden dilibatkan sebagai sampel penelitian yang dipilih melalui metode purposive sampling. Penentuan ukuran sampel ini merujuk pada pedoman Comrey (1973), yang menyatakan bahwa jumlah sampel harus setidaknya lima kali lipat dari jumlah variabel observasi, sehingga jumlah 100 responden dianggap telah memenuhi syarat untuk menjamin stabilitas estimasi dalam analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, influencer marketing, intensitas paparan konten, dan e-WOM memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian. Secara simultan, ketiga variabel independen tersebut berkontribusi sebesar 71,5% terhadap variasi keputusan pembelian, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Temuan ini mengindikasikan bahwa optimalisasi strategi pemasaran berbasis pemengaruh, manajemen intensitas paparan konten yang terencana, serta penguatan ulasan konsumen digital merupakan determinan krusial dalam meningkatkan konversi penjualan produk skincare di ekosistem e-commerce. Implikasi penelitian ini diharapkan menjadi referensi bagi pelaku bisnis dalam menyusun strategi pemasaran digital yang lebih efektif dan berorientasi pada perilaku konsumen masa kini.