Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

CRITICAL THINKING ABOUT TRUTH IN TEACHING (An Educational Philosophy Perspective) Ariwidodo, Eko
JURNAL TADRIS STAIN PAMEKASAN Vol 3, No 2 (2008)
Publisher : STAIN Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak : Pemikiran kritis harus disesuaikan dengan kebenaran yang sesuai dengan kapasitasnya. Boleh jadi beberapa pertimbangan tentang pemikiran dari tujuan pendidikan harus lebih dikhususkan sesuai dengan bidangnya, serta lebih berharga,  yang selanjutnya disebut kritis, berhubungan dengan pertimbangan standar epistemic yang menginformasikan tentang filsafat Barat melalui Thales, lebih jelasnya sejak Socrates dan Plato. Tulisan ini akan lebih memfokuskan pada pertanyaan tentang mengajar kebenaran, pada saat pemikiran terbentuk di dalam suatu epistemologi kehidupan. Hal tersebut akan disertai pembelajaran tentang kebenaran, yang hanya terlihat sama kritisnya dengan pemikiran yang didapatkan.
PROBLEMATIKA DALAM BELAJAR LISTENING COMPREHENSION YANG DIHADAPI OLEH MAHASISWA SEMESTER III TADRIS BAHASA INGGRIS STAIN PAMEKASAN Ummah MS, S. Sumihatul; Ariwidodo, Eko; Nikmatul Rabiyanti, Eva
NUANSA: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Keagamaan Islam Vol 9, No 1 (2012)
Publisher : STAIN PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (365.059 KB) | DOI: 10.19105/nuansa.v9i1.23

Abstract

Keterampilan mendengarkan bahasa inggris yang diucapkan secara verbal (Spoken English) merupakan salah satu keterampilan yang ada dalam English Language Skills. Memahami kata atau kalimat bahasa Inggris yang diucapkan oleh penutur asli (Native Speaker) merupakan suatu persoalan yang sangat komplek yang dihadapi oleh yang belajar bahasa kedua khususnya mahasiswa semester III TBI STAIN Pamekasan. Tujuan penelitian ini, yaitu pertama, mendeskripsikan tekhnik yang digunakan dosen dalam mengajar Listening Comprehension. Kedua, merumuskan problematika yang dihadapi mahasiswa semester III TBI STAIN Pamekasan dalam belajar Listening Comprehension. Ketiga, merumuskan faktor-faktor yang mempengaruhi kesulitan dalam belajar Listening Comprehension. Keempat, merumuskan cara mengatasi masalah-masalah tersebut. Hasil Penelitian ini membahas tentang problematika pembelajaran Listening Comprehension pada mahasiswa semester III TBI STAIN Pamekasan karena pada kenyataannya hasil belajar mereka masih jauh dari standart. Oleh karena itu, problemsolving dalam pembelajaran Listening Comprehension ini diharapkan akan meminimalisir masalah yang dihadapi mahasiswa dalam proses belajarnya sehingga mendapat hasil belajar yang memuaskan.
RELEVANSI PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG LINGKUNGAN DAN ETIKA LINGKUNGAN DENGAN PARTISIPASINYA DALAM PELESTARIAN LINGKUNGAN Ariwidodo, Eko
NUANSA: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Keagamaan Islam Vol 11, No 1 (2014)
Publisher : STAIN PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.439 KB) | DOI: 10.19105/nuansa.v11i1.179

Abstract

Berdasarkan realitas yang sering dijumpai bahwa kehidupan masyarakat Barurambat di kabupaten Pamekasan, tentang partisipasi masyarakat dalam pemeliharaan atau pelestarian lingkungan masih tergolong rendah, tidak peduli dengan lingkungan sekitarnya dan lokasi tertentu yang terlihat kotor dan kumuh. Tujuan penelitiannya yaitu untuk mengetahui: (1) hubungan antara pengetahuan tentang lingkungan hidup dengan partisipasi masyarakat Barurambat kabupaten Pamekasan dalam pelestarian lingkungan; (2) hubungan antara etika lingkungan hidup dengan partisipasi anggota masyarakat Barurambat dalam pelestarian lingkungan hidup; dan (3) hubungan antara pengetahuan tentang lingkungan dan etika lingkungan secara bersama-sama dengan partisipasinya dalam pelestarian lingkungan hidup di Barurambat kabupaten Pamekasan. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional yang bertujuan untuk mencari hubungan variabel bebas terhadap variabel terikat. Sampel populasi penelitian ini adalah anggota masyarakat khususnya di wilayah Barurambat Pamekasan yang berjumlah 441 orang, dengan menggunakan teknik random sampling. Data penelitian dikumpulkan menggunakan kuesioner. Data penelitian dianalisis menggunakan teknik analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) ada hubungan positif antara pengetahuan tentang lingkungan dengan parisipasi dalam pelestarian lingkungan dalam masyarakat Barurambat kota Pamekasan yang ditunjukkan dengan besaran korelasi antara X1 dan Y yaitu dilihat dari koefisien Beta (β), menunjukkan bahwa H1 diterima, sehingga  terdapat hubungan yang positif antara variabel pengetahuan (X1 ) dengan partisipasi (Y) secara sangat signifikan; (2) pengaruh variabel etika lingkungan di samping sangat signifikan, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara variable etika lingkungan (X2 ) dengan partisipasi (Y); (3) setiap kenaikan satu unit rata-rata pengetahuan dan etika lingkungan secara bersama-sama, akan diikuti kenaikan partisipasi sebesar 2.77, sehingga memiliki relevansi yang sangat signifikan.
TRADISI OTO’-OTO’; INTEGRASI SOSIAL MASYARAKAT URBAN MADURA DI SURABAYA Mujib, Fatekhul; Ariwidodo, Eko; Mushollin, Mushollin
NUANSA: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Keagamaan Islam Vol 12, No 1 (2015)
Publisher : STAIN PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.76 KB) | DOI: 10.19105/nuansa.v12i1.695

Abstract

Tradisi oto’-oto’ merupakan tradisi khas etnis Madura yang berjalan secara turun menurun, semakin lama semakin banyak pengikutnya dan semakin luas jangkauan wilayahnya hingga di kota Surabaya. Tradisi ini dilaksanakan oleh masyarakat yang berhimpun dalam kelompok organisasi informal. Prinsip dasar oto’-oto’ adalah setiap anggota menyerahkan sejumlah uang kepada yang lungguh (penyelenggara). Jumlah uang yang diserahkan tidak ditentukan besarannya dan uang yang telah diserahkan adalah “simpanan” dan baru bisa dinikmati ketika kelak dia lungguh.  Penelitian difokuskan pada tiga hal, yaitu; Bagaimana pemahaman masyarakat urban Madura terhadap tradisi oto’-oto’; Bagaimana Sistem penyelenggaraannya di tengah-tengah masyarakat urban kota Surabaya yang sangat kompleks; dan bagaimana integrasi sosial masyarakat urban asal Madura melalui tradisi oto’-oto’ tersebut. Melalui tradisi ini masyarakat etnis Madura di Surabaya dapat mengekspresikan eksistensi dirinya dalam masyarakat majemuk. Mereka dapat membangun solidaritas sosial, mengembangkan kerjasama bisnis, serta mampu menjalin integrasi sosial antar etnis Madura maupun dengan etnis lainnya yang ada di kota Surabaya.
KONTRIBUSI PEKERJA PEREMPUAN SEKTOR RUMPUT LAUT DI BLUTO KABUPATEN SUMENEP Ariwidodo, Eko
NUANSA: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Keagamaan Islam Vol 13, No 2 (2016)
Publisher : STAIN PAMEKASAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (304.127 KB) | DOI: 10.19105/nuansa.v13i2.1389

Abstract

Seaweed is one of the marine resources as capital for livelihood development in addition to the fishermen catch fish. Seaweed cultivation can support the survival of fishermen especially in Bluto Sumenep. Seaweed also can produce a wide variety of products that can provide benefits to the villagers. Seaweed farming activities is not only performed only by men, but women (or wives) can do as well. The purpose of this study is try to describe the characteristics of fishing seaweed; describe the division of labor between husband and wife fishing seaweed; analyze differences in access to and control over production resources between husband and wife; and the contribution of women to the household incomes of seaweed fishermen. The methods used quantitative method that is supported by qualitative method. The role and contribution of the wife can be seen from the amount of time devoted to each activity carried out both on productive activity, reproductive, and social activities. Wifes involvement in productive activities also contribute income to their household income. Wife revenues can contribute the household expenses when their husbands are still missing. Husband tends to play a role in productive activity, whereas the wife role in reproductive and social activities.
PENINGKATAN KETERAMPILAN BERBICARA BAHASA INGGRIS DENGAN METODE SUGGESTOPEDIA PADA MAHASISWA SEMESTER II-E TBI STAIN PAMEKASAN Sumihatul Ummah; Eko Ariwidodo; Afifah Raihany
OKARA: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol. 9 No. 2 (2015): OKARA: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : IAIN MADURA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ojbs.v9i2.679

Abstract

There are two problems in the result of research that will be discussed in this article. They are (1) how are the steps of the implementation of suggestopedia method in learning speaking English at the second semester students of E class TBI STAIN Pamekasan and (2) How are the increasing of speaking English skill for the second semester students of E class TBI STAIN Pamekasan in learning speaking English by using the suggestopedia method. The research method is classroom action research by using research strategy of Kemmis and Mc Taggert Model which consist of four (4) steps, namely planning, acting, observing, and reflecting. The result of research provided that classically for the 1st, 2nd, and 3rd cycle indicated the increasing of students learning completeness scores, each of them are 38.23%, 67.54%, and 82.35%. While the students performance for each aspects are increasing from the 1st cycle up to 3rd cycle. The students performance of speaking English activities in the classroom from each aspects that more appear was grammar with score 85.2%. for the 2nd cycle was comprehensibility with score 88.2% and vocabulary with score 88.2%, and for the 3rd  cycle that more appear was fluency with score 91.2%.  Besides, for the frequency percentage of students performance from each cycles are more increasing, by the 1st  cycle 55% (enough), the 2nd cycle 70% (good), and the 3rd cycle 85% (very good). Finally, the suggestopedia method in learning speaking English can increase the result of students learning. In fact, the students look like be enthusiastic in learning speaking English. The students were active to joint with this subject from each cycle. By the good atmosphere, conducive situation of the classroom, and soft music made the students to be relax in learning the subject. It also was increase imagination, concentration, and liveliness for the students.
IMPLEMENTASI PENDEKATAN SCIENTIFIC DALAM PENGAJARAN BAHASA INGGRIS KURIKULUM 2013 DI SMPN 1 PAMEKASAN Siti Azizah; Eko Ariwidodo; Iswah Adriana
OKARA: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol. 9 No. 2 (2015): OKARA: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : IAIN MADURA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ojbs.v9i2.688

Abstract

This article is a summary of a group research describing the implementation of scientific approach in teaching English of Curriculum 2013 at SMPN 1 Pamekasan. Scientific approach is an approach focusing on investigation techniques on  phenomena, getting new knowledge, or correcting and relating the previous knowledge. Scientific approach is a new approach in teaching English. This research has three study focuses that is: 1) How the English teachers  of the seventh grade plan English learning process by using scientific approach 2) How the implemntation of scientific approach in teaching English of Curriculum 2013 at SMPN 1 Pamekasan 3) What problems or difficulties faced by the English teachers in implementing the scientific approach. The Research result shows  the first,  English teachers of the seventh grade at SMPN 1 Pamekasan plan their English learning process by writing the lesson plan first. Second, the implementation of scientific approach in teaching English of Curriculum 2013 at SMPN 1 Pamekasan on the first year does not run well. Third, most of English teachers of the seventh grade at SMPN 1 Pamekasan get difficulties in facilitating the students to ask and answer the   questions to their friends or teacher. It means that the teachers still get difficulties in questioning step of scientific approach.
PROBLEMATIKA DALAM BELAJAR LISTENING COMPREHENSION YANG DIHADAPI OLEH MAHASISWA SEMESTER III TADRIS BAHASA INGGRIS STAIN PAMEKASAN S. Sumihatul Ummah MS; Eko Ariwidodo; Eva Nikmatul Rabiyanti
NUANSA: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Keagamaan Islam Vol. 9 No. 1 (2012)
Publisher : Research Institute and Community Engagement of IAIN MADURA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/nuansa.v9i1.23

Abstract

Keterampilan mendengarkan bahasa inggris yang diucapkan secara verbal (Spoken English) merupakan salah satu keterampilan yang ada dalam English Language Skills. Memahami kata atau kalimat bahasa Inggris yang diucapkan oleh penutur asli (Native Speaker) merupakan suatu persoalan yang sangat komplek yang dihadapi oleh yang belajar bahasa kedua khususnya mahasiswa semester III TBI STAIN Pamekasan. Tujuan penelitian ini, yaitu pertama, mendeskripsikan tekhnik yang digunakan dosen dalam mengajar Listening Comprehension. Kedua, merumuskan problematika yang dihadapi mahasiswa semester III TBI STAIN Pamekasan dalam belajar Listening Comprehension. Ketiga, merumuskan faktor-faktor yang mempengaruhi kesulitan dalam belajar Listening Comprehension. Keempat, merumuskan cara mengatasi masalah-masalah tersebut. Hasil Penelitian ini membahas tentang problematika pembelajaran Listening Comprehension pada mahasiswa semester III TBI STAIN Pamekasan karena pada kenyataannya hasil belajar mereka masih jauh dari standart. Oleh karena itu, problemsolving dalam pembelajaran Listening Comprehension ini diharapkan akan meminimalisir masalah yang dihadapi mahasiswa dalam proses belajarnya sehingga mendapat hasil belajar yang memuaskan.
RELEVANSI PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG LINGKUNGAN DAN ETIKA LINGKUNGAN DENGAN PARTISIPASINYA DALAM PELESTARIAN LINGKUNGAN Eko Ariwidodo
NUANSA: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Keagamaan Islam Vol. 11 No. 1 (2014)
Publisher : Research Institute and Community Engagement of IAIN MADURA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/nuansa.v11i1.179

Abstract

Berdasarkan realitas yang sering dijumpai bahwa kehidupan masyarakat Barurambat di kabupaten Pamekasan, tentang partisipasi masyarakat dalam pemeliharaan atau pelestarian lingkungan masih tergolong rendah, tidak peduli dengan lingkungan sekitarnya dan lokasi tertentu yang terlihat kotor dan kumuh. Tujuan penelitiannya yaitu untuk mengetahui: (1) hubungan antara pengetahuan tentang lingkungan hidup dengan partisipasi masyarakat Barurambat kabupaten Pamekasan dalam pelestarian lingkungan; (2) hubungan antara etika lingkungan hidup dengan partisipasi anggota masyarakat Barurambat dalam pelestarian lingkungan hidup; dan (3) hubungan antara pengetahuan tentang lingkungan dan etika lingkungan secara bersama-sama dengan partisipasinya dalam pelestarian lingkungan hidup di Barurambat kabupaten Pamekasan. Penelitian ini merupakan penelitian korelasional yang bertujuan untuk mencari hubungan variabel bebas terhadap variabel terikat. Sampel populasi penelitian ini adalah anggota masyarakat khususnya di wilayah Barurambat Pamekasan yang berjumlah 441 orang, dengan menggunakan teknik random sampling. Data penelitian dikumpulkan menggunakan kuesioner. Data penelitian dianalisis menggunakan teknik analisis regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) ada hubungan positif antara pengetahuan tentang lingkungan dengan parisipasi dalam pelestarian lingkungan dalam masyarakat Barurambat kota Pamekasan yang ditunjukkan dengan besaran korelasi antara X1 dan Y yaitu dilihat dari koefisien Beta (β), menunjukkan bahwa H1 diterima, sehingga  terdapat hubungan yang positif antara variabel pengetahuan (X1 ) dengan partisipasi (Y) secara sangat signifikan; (2) pengaruh variabel etika lingkungan di samping sangat signifikan, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang positif antara variable etika lingkungan (X2 ) dengan partisipasi (Y); (3) setiap kenaikan satu unit rata-rata pengetahuan dan etika lingkungan secara bersama-sama, akan diikuti kenaikan partisipasi sebesar 2.77, sehingga memiliki relevansi yang sangat signifikan.
TRADISI OTO’-OTO’; INTEGRASI SOSIAL MASYARAKAT URBAN MADURA DI SURABAYA Fatekhul Mujib; Eko Ariwidodo; Mushollin Mushollin
NUANSA: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Keagamaan Islam Vol. 12 No. 1 (2015)
Publisher : Research Institute and Community Engagement of IAIN MADURA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/nuansa.v12i1.695

Abstract

Tradisi oto’-oto’ merupakan tradisi khas etnis Madura yang berjalan secara turun menurun, semakin lama semakin banyak pengikutnya dan semakin luas jangkauan wilayahnya hingga di kota Surabaya. Tradisi ini dilaksanakan oleh masyarakat yang berhimpun dalam kelompok organisasi informal. Prinsip dasar oto’-oto’ adalah setiap anggota menyerahkan sejumlah uang kepada yang lungguh (penyelenggara). Jumlah uang yang diserahkan tidak ditentukan besarannya dan uang yang telah diserahkan adalah “simpanan” dan baru bisa dinikmati ketika kelak dia lungguh.  Penelitian difokuskan pada tiga hal, yaitu; Bagaimana pemahaman masyarakat urban Madura terhadap tradisi oto’-oto’; Bagaimana Sistem penyelenggaraannya di tengah-tengah masyarakat urban kota Surabaya yang sangat kompleks; dan bagaimana integrasi sosial masyarakat urban asal Madura melalui tradisi oto’-oto’ tersebut. Melalui tradisi ini masyarakat etnis Madura di Surabaya dapat mengekspresikan eksistensi dirinya dalam masyarakat majemuk. Mereka dapat membangun solidaritas sosial, mengembangkan kerjasama bisnis, serta mampu menjalin integrasi sosial antar etnis Madura maupun dengan etnis lainnya yang ada di kota Surabaya.