Indah Permatasari Siregar
Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Rasio Likuiditas, Solvabilitas dan Profitabilitas terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan (Studi Kasus PT Garuda Indonesia Periode 2014–2023) Anggita Fadhila Siagian; Indah Permatasari Siregar; Nurhalimah Lubis
JPNM Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin Vol. 4 No. 2 (2026): May : Jurnal Pustaka Nusantara Multidisiplin (ACCEPTED)
Publisher : SM Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59945/jpnm.v4i2.1239

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh rasio likuiditas, solvabilitas, dan profitabilitas terhadap kinerja keuangan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk periode 2014-2023. Penelitian dilatarbelakangi oleh kondisi keuangan perusahaan yang berfluktuasi dan cenderung tidak stabil, ditandai perubahan laba bersih yang signifikan serta tingginya tingkat utang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia dan situs resmi perusahaan. Teknik analisis meliputi statistik deskriptif, uji asumsi klasik, dan regresi linier berganda dengan bantuan EViews 12. Variabel independen terdiri atas Current Ratio, Debt to Equity Ratio, dan Return on Assets, sedangkan kinerja keuangan diukur melalui laba bersih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial Current Ratio dan Debt to Equity Ratio tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan, sedangkan Return on Assets berpengaruh positif dan signifikan. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan dengan nilai Adjusted R-squared sebesar 97%. Temuan ini menunjukkan bahwa profitabilitas menjadi faktor utama yang menentukan kinerja keuangan Garuda Indonesia. Hasil ini diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi manajemen dalam memperbaiki struktur keuangan, mengelola aset, dan meningkatkan efisiensi operasional perusahaan secara berkelanjutan pada masa pemulihan pascarestrukturisasi utang perusahaan.