This Author published in this journals
All Journal Karimah Tauhid
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Sistem Higiene dan Sanitasi pada Proses Produksi Mi Instan di PT X Ciawi-Bogor Ajriani Dainita Pajrin; Tiara Amanda Lestari
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 6 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i6.24538

Abstract

Mi instan merupakan salah satu produk pangan dengan tingkat konsumsi tinggi di Indonesia sehingga aspek keamanan dan sanitasi dalam proses produksinya menjadi sangat penting. Penerapan sistem higiene dan sanitasi di industri pangan bertujuan untuk mencegah kontaminasi fisik, kimia, dan mikrobiologis serta menjamin mutu produk yang dihasilkan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengkaji penerapan sistem higiene dan sanitasi pada proses produksi mi instan di PT X berdasarkan prinsip Sanitation Standard Operating Procedures (SSOP) dan Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB). Metode yang digunakan adalah praktik kerja lapang dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui observasi langsung, wawancara, pencatatan kegiatan, serta studi literatur sebagai pembanding teori dan kondisi aktual di lapangan. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa PT X telah menerapkan sistem pengelolaan air bersih yang terkontrol dan memenuhi standar mutu, personal higiene pekerja yang disiplin melalui penggunaan alat pelindung diri dan pemeriksaan kesehatan berkala, sanitasi mesin dan peralatan produksi yang dilakukan secara terjadwal sesuai karakteristik alat, serta sanitasi ruang produksi yang memenuhi persyaratan struktural dan teknis untuk mencegah kontaminasi silang. Pengendalian hama juga dilaksanakan secara terpadu dengan pemantauan rutin dan dokumentasi yang sistematis. Secara keseluruhan, penerapan higiene dan sanitasi di PT X telah memenuhi delapan aspek utama SSOP dan mendukung terjaganya keamanan serta mutu produk mi instan, meskipun evaluasi dan peningkatan berkelanjutan tetap diperlukan untuk menjaga konsistensi efektivitas sistem.