Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Tingkat Konsentrasi Dengan Kekuatan Otot Lengan Terhadap Hasil Tembakan  Atlet Panahan Riki Archery School (RAS) Dini Turiani Manurung; Sasmarianto Sasmarianto
Catha : Jurnal Penelitian Kreatif dan Inovatif Vol. 3 No. 3 (2026): In-Progress
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/catha.v3i3.196

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat konsentrasi dan kekuatan otot lengan terhadap hasil tembakan atlet panahan Riki Archery School (RAS). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik analisis korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh atlet panahan Riki Archery School (RAS) yang berjumlah 13 atlet Recurve National kategori U18. Teknik sampling pada penelitian adalah total sampling sehingga jumlah sampel adalah 13 orang. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu tes Grid Concentration untuk mengukur tingkat konsentrasi, Hand Grip Dynamometer untuk mengukur kekuatan otot lengan, serta tes tembakan jarak 30 meter untuk mengukur hasil tembakan atlet. Teknik analisis data menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment dan uji korelasi ganda dengan bantuan program SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat konsentrasi atlet panahan Riki Archery School (RAS) berada pada kategori tinggi dengan rata-rata 18,92, sedangkan kekuatan otot lengan berada pada kategori sedang dengan rata-rata 26,23 kg. Berdasarkan hasil analisis korelasi diperoleh bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat konsentrasi dengan hasil tembakan, terdapat hubungan yang signifikan antara kekuatan otot lengan dengan hasil tembakan, serta terdapat hubungan yang signifikan secara bersama-sama antara tingkat konsentrasi dan kekuatan otot lengan terhadap hasil tembakan atlet panahan Riki Archery School (RAS). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa semakin baik tingkat konsentrasi dan kekuatan otot lengan atlet, maka semakin baik pula hasil tembakan yang diperoleh.