Ansar Salihin
MTsN 5 Pidie Kementerian Agama

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MOTIF EMUN BERKUNE KERAWANG GAYO DALAM PENCIPTAAN KRIYA KAYU Ansar Salihin
Relief : Journal of Craft Vol 5, No 2 (2026): Relief: Journal of Craft
Publisher : Institut Seni Indonesia Padangpanjang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26887/relief.v5i2.3802

Abstract

Motif emun berkune adalah salah satu warisan budaya masyarakat di daerah Gayo (Aceh). Motif ini merupakan salah satu dari motif kerawang Gayo yang diterapkan pada rumah adat Gayo, produk budaya ini memiliki peran dan fungsi dalam sejarah perkembangan peradaban Gayo. Karena motif emun berkune selain dapat dinikmati sebagai hasil sebuah karya seni, juga mengandung makna filosofi dan penggambaran budaya Gayo itu sendiri. Motif emun berkune (awan bercabang-cabang) merupakan motif yang berbentuk geometrik, pada ujung motif berbentuk lingkaran memusat dan memiliki beberapa cabang. Motif emun berkune memiliki makna berpindah-pindah (merantau) atau memisahkan diri untuk mencari kehidupan yang lebih baik. Landasan penciptaan karya terdiri dari landasan seni kriya ekspresi fungsional, bentuk dan landasan stilisasi. Perubahan bentuk secara stilisasi motif emun berkune dalam kriya kayu baik karya ekspresi maupun karya fungsional, berarti merubah bentuk motif emun berkune dengan cara menggayakan unsur-unsur bentuk yang ada di dalam motif. Karya yang diciptakan terbagi dua, yaitu karya fungsional dan karya ekspresi. Secara bentuk karya ini berbentuk karya dua dimensi dan karya tiga dimensi.