Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Pencegahan Penularan TB Paru Pada Pasien Di Puskesmas Batudaa Ismiranda Wahyuni Engahu; Hartati Inaku; Rona Febriyona
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.825

Abstract

Dukungan keluarga berperan krusial dalam kepatuhan pasien TB paru menjalani pengobatan dan menerapkan perilaku pencegahan penularan. Dukungan yang baik berbanding lurus dengan kepatuhan pasien, namun kurangnya dukungan beresiko membuat pasien tidak patuh.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan Pencegahan Penularan Tb Paru pada Pasien di Puskesmas Batudaa. Metode kuantitatif dengan desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional dimana Sampel dipilih melalui metode total sampling, dengan sampel sebanyak 42 responden lansia. Variabel dalam penelitian ini meliputi variabel independen adalah dukungan keluarga dan variabel dependen adalah kepatuhan pencegahan penularan TB Paru. Instrumen yang digunakan dalam dukungan keluarga adalah kuesioner dukungan keluargan dan kepatuhan pencegahan penularan TB paru. Analisa data menggunakan uji chi square yang (x2) dengan kemaknaan (< 0.05). Hasil penelitian menunjukkan mayoritas reispondein meimiliki duikuingan keiluiarga kuirang seijuimlah 32 orang ataui seibeisar (76.2%) dengan mayoritas reispondein tidak patuh terhadap pencegahan penularan TB sejumlah 24 orang (57.1%). Nilai statistik didapatkan Asymp. sig (2 tailed) p value sebesar adalah 0.007 (≤0.05), sehingga dapat dsimpulkan bahwa teirdapat Hubungan Dukungan Keluarga Dengan Kepatuhan pencegahan penularan TB Paru. Saran bahwa pentingnya evaluasi terhadap dukungan keluarga dalam meningkatkan kepatuhan pencegahan penularan TB paru pada lansia maupun keluarga.
Hubungan Beban Kerja Dengan Tingkat Kelelahan Perawat Di IGD Di RSUD Dr. M.M Dunda Limboto Fara Mida Polapa; Pipin Yunus; Hartati Inaku
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.849

Abstract

Latar Belakang: Perawat merupakan tenaga kesehatan yang memiliki peran penting dalam pelayanan di Instalasi Gawat Darurat (IGD). Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan beban kerja dengan tingkat kelelahan perawat di IGD RSUD Dr. M.M. Dunda Limboto. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain korelasional menggunakan pendekatan cross-sectional. Jumlah responden sebanyak 31 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling. Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja ringan sebanyak 9 responden (29,0%), beban kerja sedang sebanyak 8 responden (25,8%), dan beban kerja berat sebanyak 14 responden (45,2%), sedangkan kelelahan ringan sebanyak 10 responden (32,3%) dan kelelahan tinggi sebanyak 21 responden (67,7%). Analisis statistik menggunakan uji Fisher’s Exact Test menunjukkan nilai p-value = 0,0003 (p < 0,05), yang berarti terdapat hubungan beban kerja dengan tingkat kelelahan perawat. Kesimpulan: Penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi manajemen rumah sakit dalam menyusun kebijakan terkait distribusi tenaga, pengaturan shift kerja, serta peningkatan kesejahteraan perawat guna menekan risiko kelelahan kerja di masa mendatang secara efektif dan berkelanjutan.
Effectiveness of Digital Literacy Interventions on the Adoption of the Jaminan Kesehatan Nasional, Mobile Application: The Technology Acceptance Model Approach Hartati Inaku; Nur Uyuun I. Biahimo
Publik : (Jurnal Ilmu Administrasi) Vol 14, No 2 (2025): December 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/pjia.14.2.576-587.2025

Abstract

Digital transformation in public healthcare requires more than the mere provision of technology; successful adoption is fundamentally shaped by users' perceptions and behavioral intentions toward digital applications. In the Indonesian context, the utilization of the Mobile JKN (mJKN) application remains suboptimal, particularly among non-clinical participants of the National Health Insurance (JKN) program. This study therefore, aims to examine the effectiveness of a digital literacy education intervention in enhancing perceived ease of use (PEOU), perceived usefulness (PU), and intention to use the mJKN application, drawing upon the Technology Acceptance Model (TAM) framework. Employing a quasi-experimental one-group pretest–posttest design, the study involved 115 JKN participants in Gorontalo City. Data were collected using a TAM-based instrument and analyzed through paired sample t-tests to assess changes in mean scores before and after the intervention. The findings reveal statistically significant improvements across all three constructs, with PEOU increasing from 3.00 to 3.23, PU from 3.16 to 3.32, and intention to use from 3.12 to 3.26. In addition, user engagement with application features improved, particularly for the online queue function (43.47%) and participant information (26.95%), although a substantial proportion of respondents (46.08%) had not yet explored other available features. These results indicate that community-based digital literacy interventions play a critical role in reshaping user perceptions and fostering stronger intentions to adopt public service technologies. Consequently, the study not only reinforces the applicability of TAM within grassroots contexts in Indonesia but also highlights the importance of user-centered application design that is responsive to local needs in advancing sustainable digital health service adoption.