Sinta Nazwa (UIN Raden Intan Lampung)
Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Zakat Sebagai Salah Satu Indikator Keuangan Publik Islam Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Indonesia Dini Fadhilah (UIN Raden Intan Lampung); Fauzan Baihaqi (UIN Raden Intan Lampung); Sinta Nazwa (UIN Raden Intan Lampung); Siti Mainumah (UIN Raden Intan Lampung)
Mu'amalatuna: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 9, No 01 (2026): Mu'amalatuna: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/muamalatuna.v9i01.5165

Abstract

Ketimpangan ekonomi dan kemiskinan tetap menjadi tantangan utama dalam pembangunan global yang memerlukan instrumen redistribusi pendapatan yang strategis. Meskipun kebijakan fiskal konvensional telah diterapkan, efektivitasnya sering kali terhambat oleh faktor inefisiensi birokrasi dan ketidaktepatan sasaran program. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam konsep zakat sebagai indikator dalam sistem keuangan publik Islam, mekanisme redistribusinya, serta efektivitasnya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi kemiskinan di Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah kajian literatur komprehensif yang mengintegrasikan perspektif ekonomi Islam dengan kebijakan fiskal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa zakat merupakan pilar utama instrumen fiskal Islam yang berfungsi untuk mencapai keadilan distributif dan kesejahteraan atau falah. Distribusi zakat yang efektif terbukti secara signifikan mampu meningkatkan indikator kesejahteraan seperti pendapatan, konsumsi, dan indeks pembangunan manusia. Temuan penelitian juga menekankan bahwa pendayagunaan zakat secara produktif memberikan dampak jangka panjang yang lebih berkelanjutan dibandingkan bantuan konsumtif karena mampu mentransformasi status mustahik menjadi muzaki. Namun, optimalisasi peran zakat masih terkendala oleh rendahnya literasi masyarakat, lemahnya tata kelola lembaga, dan kurangnya integrasi dengan sistem keuangan nasional. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan perlunya kebijakan fiskal yang mengintegrasikan zakat ke dalam sistem keuangan publik nasional serta penguatan transparansi melalui sistem pelaporan digital untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dan efektivitas distribusi.