Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

INISIASI PENANGANAN LIMBAH PADAT MELALUI PROGRAM MONITORING CENTER SUSTAINABLE TOURISM OBSERVATORIES (MCSTO) Muhammad Muhammad; Endah Nurhaweny Kardiyati; Iin Indawati
Jurnal Sinergitas PKM & CSR Vol. 9 No. 3 (2025): June
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Praktik pelaksanaan  Program  Monitoring  Center Sustainable  Tourism Observatories   (MCSTO) hakikatnya adalah upaya untuk menjamin keberlangsungan sumber  daya dan manfaat secara berkelanjutan. Kompleksitas fasilitas, aktivitas dan pelayanan ditujukan sepenuhnya untuk memperhitungkan dampak ekonomi, sosial budaya dan lingkungan pada saat ini hingga masa yang akan datang tanpa mengabaikan kebutuhan wisatawan, industri, lingkungan dan masyarakat di destinasi setempat. Tujuan utama pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat  melalui program  Monitoring  Center Sustainable  Tourism Observatories   (MCSTO) : bagaimana  pelaksanaan penanganan limbah padat melalui program MCSTO, bagaimana edukasi dan sosialisasi, fasilitasi infrastruktur dan teknologi pengolahan dan monitoring dan evaluasi berkelanjutan kolaborasi dan replikasi dalam penanganan limbah padat melalui program MCSTO.  Metode pelaksanaan  yaitu  Sosialisasi dan Edukasi, Sistem Pemilahan Sampah, Pengolahan Sampah Organik Daur Ulang dan Bank Sampah, dan Kelompok Masyarakat, Pemantauan dan Evaluasi Berkala  melalui   penanganan sampah. Hasil yang diharapkan   yaitu  penanganan limbah padat   berkolaborasi antara  institusi Pendidikan , dunia industri,  dan Organisasi Masyarakat  Muhammadiyah melalui   yaitu Pimpinan Cabang  Aisyah  (PCA)  Kabupaten  Cirebon,  menunjukkan bahwa pengelolaan berbasis masyarakat, didukung edukasi, fasilitas pemilahan, dan pengolahan limbah, dapat menciptakan  lingkungan sekitar  yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. The implementation practice of the Monitoring Center for Sustainable Tourism Observatories (MCSTO) program is essentially an effort to ensure the sustainability of resources and long-term benefits. The complexity of facilities, activities, and services is fully directed toward considering economic, socio-cultural, and environmental impacts at present and in the future, without neglecting the needs of tourists, the tourism industry, the environment, and local communities at the destination. The main objectives of this community service program through the Monitoring Center for Sustainable Tourism Observatories (MCSTO) are to explore: (1) how solid waste management is implemented through the MCSTO program, (2) how education and community outreach are carried out, (3) how infrastructure and waste processing technologies are facilitated, and (4) how continuous monitoring, evaluation, collaboration, and replication are conducted in solid waste management through the MCSTO program. The methods of implementation include: socialization and education, waste sorting systems, organic waste recycling and waste bank initiatives, community groups, as well as periodic monitoring and evaluation of waste management.
Inisiasi Strategi City Branding Kota Kediri Melalui “Heritage And Cultural Creatif City Tourism” Muhamad Muhamad; Chevy Ning Suyudi; Endah Nurhaweny Kardiyati
Altasia Jurnal Pariwisata Indonesia Vol. 8 No. 1 (2026): Jurnal ALTASIA (Februari)
Publisher : Program Studi Pariwisata - Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/altasia.v8i1.11355

Abstract

Penelitian ini bertujuan merumuskan inisiasi strategi city branding Kota Kediri berbasis heritage and cultural creative city tourism sebagai fondasi pembentukan identitas pariwisata perkotaan yang terintegrasi, berdaya saing, dan berkelanjutan.  Terdapat gap dan permasalahan kesenjangan infrastruktur dan kebutuhan wisata idealnya infrastruktur wisata berupa akses transportasi, fasilitas publik, papan informasi dan potensi lokal seharusnya mendukung pengalaman heritage & cultural tourism. Kenyataannya beberapa titik wisata heritage dan budaya kreatif dalam mendukung wisata perkotaan masih minim fasilitas pendukung, signage tidak terpadu, dan integrasi transportasi wisata belum maksimal. Tujuan utama dari artikel ini membangun strategi branding identitas Kota Kediri dengan mengangkat potensi utama yakni "Heritage and Cultural Creative Tourism", yang merepresentasikan Kediri sebagai kota bersejarah sekaligus kota ekonomi kreatif, sebagai upaya pemahaman strategi city branding. Metode kajian  ini  menggunakan  pendekatan studi yang mengadopsi pendekatan dari teori perkotaan dan pariwisata secara deskriptif. Hasil analisis  menunjukkan bahwa proses pembentukan identitas merek pariwisata tersebut melibatkan dua aspek: elemen visual, naratif, dan pengalaman yang membentuk persepsi yaitu keberadaan: edges, districts, nodes, landmarks,  dan pariwisata perkotaan  sebagai city branding Perumusan brand roadmap atau peta jalan pengembangan merek kota. Meskipun waktu yang terbatas  penelitian yang akan datang diharapakan kelima komponen ini menjadi landasan dalam proses membangun citra dan identitas pariwisata perkotaan  Kota Kediri.