Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Aktivitas Peredaman Radikal Bebas DPPH Ekstrak dan Fraksi Daun Knema pallens W.J.deWilde Hifdzur Rashif Rija'i; La Ode Rijai; Arman Rusman
Usadha Journal of Pharmacy Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/ujp.v5i2.1043

Abstract

Knema pallens W.J.deWilde, yang secara lokal dikenal dengan nama Penggugut, merupakan tumbuhan endemik Kalimantan yang termasuk ke dalam famili Myristicaceae. Spesies ini umumnya ditemukan di ekosistem hutan dataran rendah, wilayah berpasir, serta kawasan hutan bakau. Meskipun memiliki potensi hayati yang khas, kajian ilmiah mengenai aktivitas bioaktif dari spesies ini masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan persentase rendemen, profil fitokimia, serta aktivitas peredaman radikal bebas secara kuantitatif dari ekstrak dan fraksi daun Knema pallens. Metode yang digunakan meliputi ekstraksi secara maserasi menggunakan pelarut metanol, dilanjutkan dengan fraksinasi cair-cair menggunakan pelarut n-heksana, etil asetat, dan n-butanol. Uji aktivitas antiradikal dilakukan dengan metode peredaman radikal DPPH (2,2-difenil-2-pikrilhidrazil) yang dinyatakan dalam nilai Inhibitory Concentration 50% (IC₅₀). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendemen tertinggi diperoleh dari fraksi n-heksana sebesar 28,9%, diikuti oleh fraksi n-butanol (9,8%), ekstrak metanol (8,04%), dan fraksi etil asetat (7,83%). Skrining fitokimia mengindikasikan adanya senyawa alkaloid, flavonoid, fenolik, serta steroid/triterpenoid dalam ekstrak dan fraksi yang diuji. Hasil uji aktivitas antiradikal menunjukkan nilai IC₅₀ sebesar 50,426 ppm (ekstrak metanol), 80,863 ppm (fraksi n-heksana), dan 40,981 ppm (fraksi etil asetat). Fraksi etil asetat menunjukkan aktivitas peredaman radikal paling kuat dengan nilai IC₅₀ terkecil. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa ekstrak dan fraksi daun Knema pallens memiliki potensi antiradikal yang tergolong kuat hingga sangat kuat. Temuan ini mengindikasikan bahwa daun Knema pallens berpotensi untuk dikembangkan sebagai sumber agen antioksidan alami yang prospektif dalam bidang farmasi dan kesehatan.