Petrus Kiwan Koten
Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Institut Keguruan dan Teknologi Larantuka

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMBELAJARAN BAHASA INGGRIS KONTEKSTUAL TENTANG PLACES AND PROFFESION DI DESA DENGAN TEMA MY VILLAGE AND ME Fransiska Jone Mare; Petrus Kiwan Koten
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v6i2.11021

Abstract

ABSTRACT This community service activity aimed to improve students’ English skills through contextual learning with the theme My Village and Me at SDI Lamaojan. The main problems faced by the students included difficulties in vocabulary pronunciation, low vocabulary retention, and learning materials that were not contextual or closely related to their daily lives in the village. Therefore, the activity focused on learning vocabulary about places and professions familiar to the rural environment. The program involved 24 students and was conducted through observation, implementation of contextual learning, and evaluation stages. The results showed that contextual learning increased students’ enthusiasm, active participation, and reading and speaking skills in English. The use of pictures, simple texts, dialogues, and phoneme introduction helped students better understand vocabulary and its pronunciation. In addition, connecting the learning materials to students’ daily environment made the lessons easier to understand. Thus, contextual English learning proved effective in improving the motivation and basic English skills of elementary school students in rural areas. ABSTRAK Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan bahasa Inggris peserta didik melalui pembelajaran kontekstual dengan tema My Village and Me di SDI Lamaojan. Permasalahan utama yang dihadapi peserta didik meliputi kesulitan pelafalan kosakata, rendahnya kemampuan mengingat kosakata, serta materi pembelajaran yang belum kontekstual dan dekat dengan kehidupan sehari-hari peserta didik di desa. Oleh karena itu, kegiatan difokuskan pada pembelajaran kosakata tentang places dan profession yang familiar di lingkungan pedesaan. Kegiatan ini melibatkan 24 peserta didik dan dilaksanakan melalui tahapan observasi, pelaksanaan pembelajaran kontekstual, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pembelajaran kontekstual mampu meningkatkan antusiasme, partisipasi aktif, serta kemampuan membaca dan berbicara peserta didik dalam bahasa Inggris. Penggunaan media gambar, teks sederhana, dialog, dan pengenalan fonem membantu peserta didik memahami kosakata dan pelafalannya dengan lebih baik. Selain itu, keterkaitan materi dengan lingkungan sehari-hari membuat peserta didik lebih mudah memahami pembelajaran. Dengan demikian, pembelajaran bahasa Inggris kontekstual efektif dalam meningkatkan motivasi dan kemampuan dasar bahasa Inggris peserta didik sekolah dasar di wilayah pedesaan.