Musa Pelu
Program Studi Pendidikan Sejarah, Universitas Sebelas Maret, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kompetensi Pedagogik Guru Sejarah dalam Mengimplementasikan Pendidikan Inklusi pada Pembelajaran Sejarah di SMA Negeri 1 Teras Dwi Mukti Hartanti; Musa Pelu
Jurnal Pendidikan Siber Nusantara Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan Siber Nusantara (April - Juni 2025)
Publisher : Siber Nusantara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jpsn.v4i2.619

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk (1) memahami kompetensi pedagogik guru sejarah dalam mengimplementasikan pendidikan inklusi pada pembelajaran sejarah di SMA Negeri 1 Teras, (2) memahami hambatan yang dihadapi guru sejarah dalam mengimplementasikan pendidikan inklusi, (3) memahami solusi terhadap hambatan dalam implementasi pendidikan inklusi oleh guru sejarah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif pendekatan studi kasus. Sumber data penelitian meliputi laporan hasil observasi kegiatan pembelajaran sejarah di kelas inklusi, laporan hasil wawancara dengan informan (Guru Sejarah, Waka Kurikulum, dan siswa inklusi) dan dokumen pendukung (KOSP dan Modul Ajar Sejarah). Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan teknik observasi, wawancara dan analisis dokumen. Teknik uji validitas menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Analisis data menggunakan teknik analisis interaktif. Hasil penelitian ini sebagai berikut. (1) Kompetensi pedagogik guru sejarah dalam implementasi pendidikan inklusi telah mencakup pemahaman karakteristik siswa, perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran, namun belum optimal. (2) Hambatan yang dihadapi meliputi keterbatasan pemahaman mendalam guru tentang pendidikan inklusi, waktu pembelajaran yang terbatas, keterbatasan sarana prasarana, serta. (3) Solusinya adalah peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan, perencanaan pembelajaran yang efektif dan kolaborasi sekolah tentang pengadaan sarana prasarana, sehingga pembelajaran sejarah yang inklusif dapat terlaksana secara lebih efektif dan mampu mengakomodasi kebutuhan seluruh peserta didik. Kompetensi pedagogik guru sejarah berperan penting dalam keberhasilan implementasi pendidikan inklusi, namun masih perlu ditingkatkan melalui pelatihan dan dukungan sistem pendidikan.