Srisusanti Ali
Universitas Negeri Gorontalo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penguatan Karakter Disiplin Peserta Didik Melalui Program Tujuh Kebiasaan Anak Hebat di Sekolah Dasar Kecamatan Buntulia Kabupaten Pohuwato Srisusanti Ali; Rasid Yunus; Zulaecha Ngiu
Jurnal Pendidikan Siber Nusantara Vol. 4 No. 2 (2026): Jurnal Pendidikan Siber Nusantara (April - Juni 2025)
Publisher : Siber Nusantara Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jpsn.v4i2.637

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan penguatan karakter disiplin melalui Program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (7KAIH) serta faktor-faktor yang memengaruhi pelaksanaannya di SDN 06 dan SDN 09 Buntulia, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kedisiplinan peserta didik, seperti keterlambatan, kurangnya tanggung jawab terhadap tugas, dan pelanggaran tata tertib sekolah. Program 7KAIH dipandang sebagai strategi pembiasaan positif dalam membentuk karakter disiplin peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sumber data terdiri atas kepala sekolah, guru, peserta didik, dan orang tua. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan dengan triangulasi sumber, metode, dan teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program 7KAIH telah terintegrasi dalam kegiatan sehari-hari di sekolah melalui kebiasaan bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cepat. Program ini mampu membentuk karakter disiplin peserta didik dalam aspek ketepatan waktu, tanggung jawab, kepatuhan terhadap aturan, dan pengendalian diri. Faktor yang memengaruhi pelaksanaan program meliputi kesadaran siswa, perhatian orang tua, dan lingkungan sekolah maupun keluarga.