Tingginya mobilitas tenaga kerja dan meningkatnya tantangan dalam mempertahankan sumber daya manusia yang berkualitas menjadikan turnover intention sebagai isu strategis, termasuk pada lembaga pendidikan berbasis keagamaan. Penelitian ini menganalisis pengaruh employer branding, person-organization fit, dan leadership style terhadap turnover intention serta implikasinya terhadap loyalitas karyawan di Yayasan Pondok Pesantren Darussalam Bergas. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian eksplanatori dan melibatkan seluruh karyawan yayasan sebanyak 160 responden melalui teknik sensus. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner berskala Likert dan dianalisis dengan metode Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan aplikasi SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa employer branding dan leadership style berpengaruh negatif dan signifikan terhadap turnover intention, yang mengindikasikan bahwa citra organisasi yang kuat dan gaya kepemimpinan yang efektif dapat menurunkan niat karyawan untuk keluar. Person-organization fit juga terbukti berpengaruh signifikan terhadap turnover intention. Selain itu, turnover intention berpengaruh negatif dan signifikan terhadap loyalitas karyawan serta berperan sebagai variabel mediasi dalam hubungan antara employer branding, person-organization fit, dan leadership style terhadap loyalitas karyawan. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis pada kajian manajemen sumber daya manusia serta menjadi dasar pertimbangan praktis bagi pengelola yayasan dalam merumuskan strategi pengelolaan SDM yang berkelanjutan.