Pluralitas makhluk dan keesaan Khaliq merupakan dua konsep yang sangat penting dalam pemikiran Islam yang kerap dipahami secara dikotomis, padahal keduanya saling terkait secara ontologis dan epistemologis. Meski dalam kenyataan kehidupan sehari-hari menunjukkan pluralitas makhluk yang beraneka ragam. Konsep keberagaman makhluk dan keesaan pencipta merupakan inti dari pemahaman spiritual dan praktik keagamaan. Artikel ini bertujuan mengkaji konsep pluralitas makhluk dipahami dalam perspektif pemikiran Islam dan Sufi kaitannya dengan prinsip keesaan khalik,esensi telaah terhadap konsepsi wahdatul wujud dalam tradisi tasawuf, khususnya menurut pemikiran Ibn Arabi dan implikasi wahdatul wujud terhadap konsep kehidupan bersesama dalam masyarakat plural. Konsep pluralitas makhluk dan keesaan khalik mengajarkan nilai-nilai persatuan, toleransi dan penghormatan terhadap keberagaman makhluk di dunia. Melalui pendekatan kualitatif berbasis studi kepustakaan, penelitian ini menganalisis sumber-sumber primer al-Qur’an, hadis,dan artikel terkait. Hasil kajian menunjukkan bahwa dalam Islam normatif, pluralitas makhluk dipahami sebagai manifestasi kehendak dan kekuasaan Allah yang Maha Esa, tanpa mengurangi keesaan-Nya sebagai satu-satunya Khalid dan memahami relasi antara pluralitas makhluk dan keesaan Ilahi, sekaligus relevan bagi penguatan kesadaran spiritual dan etika keberagaman dalam konteks kehidupan kontemporer yang memberikan pemahaman Tuhan itu tetap dalam kesetiaannya sebagai pencipta segala makhluk serta implikasi dari pluralitas makhluk dan keesaan khalik dua hal yang saling terintegrasi yang saling menguatkan, melengkapi untuk kesempurnaan tujuan hidup, sehingga konsepsi wahdatul wujud tidak hanya berdimensi metafisika, tetapi terbukti dalam kehidupan bersesama yang menumbuhkan kesadaran bahwa pluralitas makhluk berakar pada keesaan khalik, sehingga keragaman seharusnya dipandang sebagai sebagai rahmat ilahi dengan mendorong terciptanya etika toleransi, saling menghormati dan dasar bagi dialog antaragama dan antarbudaya.