SITI FATIMAH
UNIVERSITAS DOKTOR HUSNI INGRATUBUN PAPUA

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemberdayaan UMKM Kerajinan Kulit Kayu melalui Legalitas Usaha dan Inovasi Produk di Kampung Asei Besar HERNIATI HERNIATI; ANDIKA DIAN SAPUTRA; SITI FATIMAH
Jurnal at-Taghyir: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Desa Vol 8, No 1 (2025): Jurnal at-Taghyir: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Desa
Publisher : Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/taghyir.v8i1.17766

Abstract

UMKM kerajinan kulit kayu di Kampung Asei Besar, Jayapura, menghadapi sejumlah kendala seperti ketiadaan legalitas usaha, keterbatasan inovasi produk, dan rendahnya akses pemasaran digital. Kondisi ini menghambat potensi ekonomi lokal sekaligus mengancam keberlanjutan warisan budaya kerajinan kulit kayu. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan pelaku UMKM melalui pendampingan legalitas usaha, pelatihan inovasi produk berbasis kearifan lokal, serta peningkatan kapasitas pemasaran digital. Metode yang digunakan adalah pendekatan Participatory Action Research (PAR) dengan tahapan sosialisasi, pelatihan, implementasi, pendampingan, serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa empat UMKM telah berhasil memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB), lima desain produk baru dengan kemasan modern berbahan pewarna alami telah dihasilkan, serta akun marketplace aktif yang mulai digunakan untuk promosi dan transaksi daring. Selain itu, partisipasi generasi muda dalam pengelolaan media sosial komunitas “Asei Besar Art Craft” menegaskan adanya transformasi peran digital di kalangan masyarakat. Dengan demikian, program ini berhasil meningkatkan kapasitas usaha dan memperkuat identitas lokal masyarakat. Kegiatan ini direkomendasikan untuk diperluas dengan dukungan kebijakan daerah agar keberlanjutan dan daya saing UMKM kulit kayu semakin terjamin.
Pemberdayaan Perempuan Pengrajin Batik Papua Melalui Pendekatan Pendidikan Berbasis Kearifan Lokal: Studi Kasus Pada Sanggar Asasilen Di Kampung Nafri Kota Jayapura siti fatimah; Andika Dian Saputra
Jurnal at-Taghyir: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Desa Vol 8, No 2 (2026): Jurnal at-Taghyir: Jurnal Dakwah dan Pengembangan Masyarakat Desa
Publisher : Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24952/taghyir.v8i2.20452

Abstract

Women's empowerment has become an important strategy for promoting socio-economic development while preserving local cultural heritage. This study examines the empowerment of Papuan women batik artisans through a local wisdom-based educational approach at Asasilen Batik Studio in Jayapura Regency, Papua. The research was conducted due to the limited educational support available to women artisans despite their significant contribution to cultural preservation and family welfare. A qualitative case study approach was employed, involving in-depth interviews, observation, and documentation with the studio leader and members as key informants. Data were analyzed using the Miles and Huberman interactive model, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that women's empowerment is implemented through batik training, business mentoring, and the transmission of cultural knowledge embedded in traditional Papuan motifs. Local wisdom-based education is integrated into the learning process by introducing the philosophical meanings of motifs such as bows and arrows, tifa drums, and fishbone patterns, which reflect indigenous values and cultural identity. Supporting factors include government assistance, community support, and strong motivation to preserve local culture, while challenges involve limited access to raw materials and social issues related to the use of traditional motifs. The study further indicates that participation in batik production has improved women's economic capacity, self-confidence, social participation, and cultural awareness. These findings demonstrate that local wisdom-based education can serve as an effective model for empowering women while ensuring the sustainability of Papuan cultural heritage.
ANALISIS KETERAMPILAN MENGAJAR MAHASISWA PGSD MELALUI MEDIA PICTURE AND PICTURE PADA PEMBELAJARAN IPA Siti Fatimah; Andika Dian Saputra
SCIENCE : Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika dan IPA Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/science.v6i3.14104

Abstract

ABSTRACT Microteaching provides PGSD students with an opportunity to practice teaching skills in a learning situation that resembles an actual classroom setting. In science learning on the life cycle and metamorphosis of living organisms, the use of Picture and Picture was intended to help students present conceptual stages visually while managing the involvement of practice participants. This study employed a descriptive qualitative approach involving five subjects: three PGSD students, one supervising lecturer, and one student conducting microteaching. Data were collected through observation, semi-structured interviews, and documentation, then analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldaña through data condensation, data display, and conclusion drawing and verification. Data validity was examined through technique and source triangulation. The findings indicate that seven basic teaching skills were demonstrated during the practice, including opening the lesson, explaining the material, using instructional media, managing the classroom, facilitating participant engagement, providing reinforcement and motivation, and conducting learning evaluation. Picture and Picture media in the form of pop-up and rotating media were used to observe and sequence the stages of metamorphosis, accompanied by discussion and question-and-answer activities. These experiences indicate that integrating visual media into microteaching supports the development of students’ pedagogical skills in interactive, structured, contextual, and participant-centered science learning. ABSTRAK Praktik microteaching menjadi ruang bagi mahasiswa PGSD untuk menguji keterampilan mengajar dalam situasi pembelajaran yang menyerupai kondisi kelas. Dalam pembelajaran IPA tentang siklus hidup dan metamorfosis makhluk hidup, penggunaan Picture and Picture diarahkan untuk membantu mahasiswa menyajikan tahapan konsep secara visual sekaligus mengelola keterlibatan peserta praktik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan lima subjek, terdiri atas tiga mahasiswa PGSD, satu dosen pengampu, dan satu mahasiswa yang sedang melaksanakan microteaching. Data dihimpun melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña melalui data condensation, data display, serta conclusion drawing and verification. Keabsahan data diperiksa melalui triangulasi teknik dan sumber. Temuan memperlihatkan bahwa tujuh keterampilan dasar mengajar terlaksana dalam praktik, mencakup pembukaan pembelajaran, penjelasan materi, penggunaan media, pengelolaan kelas, pembimbingan keaktifan, pemberian penguatan dan motivasi, serta evaluasi. Media Picture and Picture berbentuk pop-up dan media putar digunakan untuk mengamati dan mengurutkan tahapan metamorfosis, disertai kegiatan diskusi dan tanya jawab. Pengalaman tersebut memperlihatkan bahwa integrasi media visual dengan microteaching mendukung latihan keterampilan pedagogik mahasiswa dalam pembelajaran IPA yang interaktif, terarah, kontekstual, dan berpusat pada peserta praktik.