Budi Gautama Siregar
Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Kota Padangsisimpuan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Halal Tourism Dalam Pemberdayaan Ekonomi Indonesia Lilia Afriani; Budi Gautama Siregar
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Review Vol. 6 No. 1 (2026): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emba.v6i1.4189

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran halal tourism dalam pemberdayaan ekonomi di Indonesia, terutama dalam memperkuat UMKM, menciptakan lapangan pekerjaan, serta meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam berbagai aktivitas ekonomi. Tujuan penelitian ini dilatarbelakangi pada potensi wisata halal yang besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat di Indonesia. Namun, optimalisasi peran wisata halal masih menghadapi berbagai permasalahan, seperti keterbatasan infrastruktur, rendahnya literasi pelaku usaha, serta belum terintegrasinya kebijakan pengembangan pariwisata halal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data dikumpulkan melalui studi dokumentasi terhadap berbagai sumber sekunder, seperti artikel ilmiah, buku, laporan resmi pemerintah, dan publikasi lembaga terkait yang membahas pariwisata halal serta pemberdayaan ekonomi. Adapun teknik analisis data menggunakan analisis kualitatif deskriptif dengan pendekatan content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa halal tourism berkontribusi dalam meningkatkan aktivitas ekonomi lokal melalui pengembangan UMKM berbasis halal, peningkatan pendapatan masyarakat, serta penciptaan kesempatan kerja pada sektor-sektor yang mendukung pariwisata. Selain itu, halal tourism juga berperan dalam mendorong pemberdayaan masyarakat berbasis komunitas dan memperkuat daya saing ekonomi daerah. Namun, pengembangannya masih dihadapkan pada berbagai tantangan, terutama terkait keterbatasan fasilitas, aksesibilitas, dan infrastruktur pendukung yang memadai. Guna meningkatkan kontribusi dan peran wisata halal dalam perekonomian diperlukan sinergi antar stakeholders baik itu pemerintah, masyarakat, maupun pelaku wisata. Optimalisasi dapat dilakukan dengan baik dari segin infrastruktur maupun human capital. Perbaikan infrastruktur dengan meningkatkan aksebilitas dan fasilitas, sementara dari segi human capital dilakukan dengan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dengan pelatihan atau workshop, pendampingan serta senantiasa melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pengembangan SDM.