Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Estetika Feed Instagram sebagai Media Branding Visual Muhamad Amirul Ridhwan; Rajaa Salaam; Aditya Pratama Nugraha; Aliyah Aliyah
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi Review Vol. 6 No. 1 (2026): June
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emba.v6i1.4199

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk melihat seberapa pengaruh visual Instagram terhadap pembentukan citra merek. Guna mencapai tujuan ini, penelitian ini menggunakan pendekatan mix-method dengan menggabungkan analisis kualitatif terhadap elemen visual, dan analisis kauntitatif melalui kuesioner ke responden.analisis kualitatif ada beberapa yang dilakukan seperti aspek warna, tipografi, tata letak, komposisi visual, sama konsistensi desain. sedangkan analisis kuantitatif ini digunakan untuk mengetahui persepsi audiens terhadapa efektivitas branding visual yang ditampilkan.Studi menunjukkan menggunakan elemen estetika visual yang konsisten dapat memperkuat identitas merek, meningkatkan daya tarik visual, dan membuat audiens lebih mudah memahami karakter merek. Hasilnya menunjukkan bahwa estetika feed Instagram berkontribusi secara signifikan pada strategi branding visual di media sosial. Oleh karena itu, pengelolaan elemen visual secara teratur dan teratur menjadi komponen penting dalam membangun citra merek yang kuat dan mudah dikenali oleh audiens.
Analisis Semiotika Desain Pada Kemasan Soft Pinch Liquid Blush Rare Beauty Bagi Penyandang Disabilitas Autoimun Tania Sari; Abelia Safitri; Muhammad Wafa Musyaffa; Aliyah Aliyah
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri kecantikan global tengah mengalami pergeseran paradigma menuju desain kemasan yang lebih inklusif dan aksesibel. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana desain kemasan Soft Pinch Liquid Blush Rare Beauty secara semiotik merepresentasikan dan mengakomodasikan kebutuhan penyandang disabilitas autoimun, khususnya penderita Systemic Lupus Erythematosus (SLE) dan Reumatoid Arthritis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis semiotika dua kerangka utama, yaitu trikotomi tanda Charles Sanders Peirce dan tiga tingkatan makna Roland Barthes (denotasi, konotasi, dan mitos). Data dikumpulkan melalui observasi visual kemasan produk serta studi dokumentasi dari kanal komunikasi resmi merek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen-elemen visual kemasan seperti bentuk tutup ergonomis berdiameter besar, palet warna yang tenang, tipografi sans-serif minimalis, serta material ringan bertekstur matte secara semiotik menyampaikan pesan inklusivitas dan keramahan universal. Pada level mitologis, kemasan ini membangun narasi bahwa aksesibilitas adalah nilai inti, bukan sekadar strategi pemasaran. Penelitian ini berkontribusi pada kajian semiotika desain dan memberikan implikasi praktis bagi industri kecantikan dalam mengembangkan kemasan yang lebih fungsional, empatik, dan inklusif bagi seluruh kalangan pengguna.