Yusuf Jati Wijaya
Departemen Oseanografi Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh ENSO dan IOD Terhadap Variabilitas Suhu Permukaan Laut dan Klorofil-a di Laut Sawu Ajeng Maharani Putri Ardiana; Lilik Maslukah; Yusuf Jati Wijaya
Indonesian Journal of Oceanography Vol 8, No 2 (2026): Indonesian Journal of Oceanography
Publisher : University of Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/ijoce.v8i2.30352

Abstract

Laut Sawu merupakan salah satu perairan di Indonesia yang memiliki karakteristik oseanografi kompleks karena dipengaruhi oleh sistem angin muson dan fenomena iklim global. Variabilitas iklim El-Niño Southern Oscillation (ENSO) dan Indian Ocean Dipole (IOD) berpengaruh terhadap perubahan suhu permukaan laut (SPL) dan klorofil-a di wilayah ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variabilitas SPL, klorofil-a, dan angin, serta menganalisis pengaruh ENSO dan IOD terhadap variabilitas SPL dan klorofil-a di Laut Sawu. Data yang digunakan meliputi SPL dari OSTIA, klorofil-a dari OC-CCI, angin dari ASCAT, indeks ONI sebagai indikator ENSO, dan indeks DMI sebagai indikator IOD selama periode 2015–2024. Analisis dilakukan menggunakan metode komposit, korelasi Pearson, dan interpretasi spasial berdasarkan peta anomali bulanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SPL tertinggi terjadi pada musim barat (Desember–Februari) dan terendah pada musim timur (Juni-Agustus), sedangkan klorofil-a menunjukkan pola sebaliknya. Pada fase El-Niño dan IOD positif, terjadi pendinginan SPL antara -0,8°C hingga -1,5°C dan peningkatan klorofil-a sebesar +0,2 hingga +0,4 mg/m³. Sebaliknya, pada fase La-Niña dan IOD negatif terjadi pemanasan SPL dan penurunan klorofil-a. Hasil korelasi menunjukkan bahwa IOD memiliki pengaruh yang lebih kuat dibandingkan ENSO terhadap variabilitas SPL dan klorofil-a di Laut Sawu.