KHAIRATUN HISAN
IAI DARUSSALAM MARTAPURA

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS PERTUMBUHAN DAN KINERJA SAHAM SYARIAH PADA INDEKS SAHAM SYARIAH INDONESIA (ISSI) PERIODE 2019-2024 KHAIRATUN HISAN
JURNAL EKONOMI DAN BISNIS (EKOBIS-DA) Vol. 7 No. 01 (2026): Jurnal Ekonomi dan Bisnis (EKOBIS-DA)
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis IAI Darussalam Martapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58791/febi.v7i01.808

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertumbuhan dan kinerja saham syariah pada Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) periode 2019–2024 serta menguji hubungan antara risiko dan return saham syariah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa data bulanan ISSI yang diperoleh dari Bursa Efek Indonesia (BEI) dan id.investing.com. selama Januari 2019 hingga Desember 2024. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif untuk menggambarkan pertumbuhan ISSI dan kinerja saham syariah yang diukur menggunakan risiko dan return. Hubungan antara risiko dan return dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan saham syariah pada ISSI selama periode pengamatan mengalami fluktuasi yang dipengaruhi oleh kondisi ekonomi domestik maupun global, terutama pada masa pandemi COVID-19 dan periode pemulihan ekonomi. Kinerja saham syariah yang diukur berdasarkan risiko dan return juga menunjukkan variasi antarperiode. Hasil uji korelasi Pearson menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar -0,232 dengan tingkat signifikansi 0,049. Temuan ini mengindikasikan adanya hubungan negatif dan signifikan antara risiko dan return saham syariah pada ISSI, meskipun tingkat hubungan yang terbentuk tergolong rendah. Hasil tersebut menunjukkan bahwa peningkatan risiko tidak selalu diikuti oleh peningkatan return sebagaimana dijelaskan dalam teori high risk high return. Temuan ini mengindikasikan bahwa kondisi pasar dan karakteristik investor syariah berperan dalam memengaruhi hubungan antara risiko dan return saham syariah di Indonesia
PENGARUH INFLASI, BI RATE DAN NILAI TUKAR RUPIAH TERHADAP HARGA EMAS DI INDONESIA Khairatun Hisan
Jemasi: Jurnal Ekonomi Manajemen dan Akuntansi Vol 21 No 2 (2025): Jemasi: Jurnal Ekonomi Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas IBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35449/jemasi.v21i2.1024

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inflasi, nilai tukar rupiah (kurs), dan BI-Rate terhadap harga emas di Indonesia selama periode Januari 2020 hingga April 2025. Emas dipandang sebagai instrumen investasi yang relatif stabil dan berfungsi sebagai penyimpan nilai, serta sering dianggap sebagai safe haven di tengah ketidakpastian ekonomi. Namun demikian, harga emas dipengaruhi oleh berbagai faktor makroekonomi yang kompleks. Bagi investor, khususnya yang berprinsip syariah, pemahaman terhadap dinamika ini penting untuk mendukung pengambilan keputusan investasi yang sejalan dengan maqashid syariah, terutama dalam menjaga harta (hifzh al-mal) dan menghindari unsur gharar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi Ordinary Least Square (OLS) pada data time series bulanan. Hasil analisis menunjukkan bahwa inflasi, kurs, dan BI-Rate secara simultan berpengaruh signifikan terhadap harga emas dengan nilai p-value = 0,01. Secara parsial, variabel inflasi p-value = 0,01, variabel BI-Rate p-value = 0,030, dan variabel kurs p-value = 0,01 juga memiliki pengaruh signifikan terhadap harga emas. Temuan ini mengindikasikan bahwa variabel makroekonomi memiliki peran penting dalam memengaruhi fluktuasi harga emas di Indonesia dalam lima tahun terakhir