Tyas Faizatul
Husna

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI MANAJEMEN PERUBAHAN DALAM PENINGKATAN KINERJA GURU: STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN EFEKTIVITAS PEMBELAJARAN DI SMPN Tyas Faizatul; Andika Cindy Nuryayantri
EDUTECH : Jurnal Inovasi Pendidikan Berbantuan Teknologi Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/edutech.v6i3.10630

Abstract

In the current educational world, many teachers are experiencing a decline in performance due to monotonous and stagnant school management, which leads to a decrease in teacher performance and student achievement. Therefore, change management is needed to identify what needs to be changed in school management to improve teacher performance thru the role of the principal. The purpose of implementing change management is to direct, coordinate, and ensure that the process of transitioning from the old condition to the new condition can proceed smoothly, effectively, and sustainably, as well as to analyze the role of the principal in the implementation of change management at SMP N 1 Sambirejo. The principal, as a change agent, holds a strategic position in initiating, managing, and successfully implementing the change process within the school environment. With this research, the researcher aims to analyze the role of the principal in the implementation of change management at SMP Negeri 1 Sambirejo in improving teacher performance and learning effectiveness. This study uses a descriptive qualitative method with the subject of research being the Principal of SMP Negeri 1 Sambirejo, Mrs. Ninuk Suryani, S.Pd., M.Pd. Data collection was conducted thru semi-structured interviews using an interview guideline as the research instrument. The research results show that the principal implements change management thru four integrated management functions, namely planning based on teacher needs assessment, organizing thru the formation of Learning Communities (Kombel) and Subject Teacher Discussion Groups (MGMP), mobilizing thru persuasive approaches and exemplary behavior, and supervising thru classroom supervision and reflective feedback. The implementation of these four management functions contributes to the improvement of teacher performance and the creation of a higher quality learning ecosystem at SMP Negeri 1 Sambirejo. ABSTRAK Di dunia pendidikan saat ini banyak guru yang mengalami penurunan kinerja dikarenakan manajemen sekolah yang monoton dan tidak berkembang sehingga menyebabkan tingkat kinerja guru menurun dan prestasi siswa berkurang, oleh karena itu dibutuhkanya manajemen perubahan untuk mengetahui apa saja yang harus di ganti dalam manajemen di sekolah untuk meningkatkan kinerja guru melalui peran dari kepala sekolah. Tujuan dilakukanya manajemen perubahan ini ialah untuk mengarahkan, mengoordinasikan, dan memastikan bahwa proses perubahan dari kondisi lama menuju kondisi baru dapat berjalan dengan lancar, efektif, dan berkelanjutan serta untuk menganalisis peran kepala sekolah dalam implementasi manajemen perubahan (change management) di SMP N 1 Sambirejo. Kepala sekolah sebagai change agent memiliki posisi strategis dalam menginisiasi, mengelola, dan menyukseskan proses perubahan di lingkungan sekolah. Dengan adanya penelitian ini, peneliti ingin menganalisis peran kepala sekolah dalam implementasi manajemen perubahan di SMP Negeri 1 Sambirejo dalam meningkatkan kinerja guru dan efektivitas pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Sambirejo, Ibu Ninuk Suryani, S.Pd., M.Pd. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara semi-terstruktur menggunakan pedoman wawancara sebagai instrumen penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah mengimplementasikan manajemen perubahan melalui empat fungsi manajemen secara terintegrasi, yaitu perencanaan berbasis evaluasi kebutuhan guru, pengorganisasian melalui pembentukan Komunitas Belajar (Kombel) dan MGMP, penggerakan melalui pendekatan persuasif dan keteladanan, serta pengawasan melalui supervisi kelas dan umpan balik reflektif. Implementasi keempat fungsi manajemen tersebut berkontribusi pada peningkatan kinerja guru dan terciptanya ekosistem pembelajaran yang lebih berkualitas di SMP Negeri 1 Sambirejo.