Toto Sugihyanto
Program Studi Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Bandung, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Intensitas Sosialisasi Pajak dan Digitalisasi Sistem Perpajakan terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Nazdifa Abiyyi; Toto Sugihyanto; Sugiartiningsih Sugiartiningsih
Portofolio: Jurnal Ekonomi, Bisnis, Manajemen, dan Akuntansi Vol 23 No 1 (2026): Portofolio: Jurnal Ekonomi, Bisnis, Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/portofolio.v23i1.1271

Abstract

Abstract This study aims to analyze the effect of tax socialization intensity and tax system digitization on taxpayer compliance in annual tax return reporting in Pandeglang Regency. The research method used a quantitative approach with purposive sampling techniques on 100 registered taxpayer respondents. Data were collected through questionnaires and analyzed using multiple linear regression with the help of SPSS 25. The results show that: (1) The intensity of tax socialization has a significant effect on taxpayer compliance (regression coefficient 0.079; significance 0.001), supported by the Theory of Planned Behavior, which emphasizes the role of education in shaping positive attitudes; (2) The digitization of the taxation system has a dominant influence (regression coefficient 0.300; significance 0.000), in accordance with Attribution Theory and the Technology Acceptance Model, which highlight the convenience of technology such as e-Filing; (3) Simultaneously, both variables contribute 75.2% to taxpayer compliance, with digitization as the main factor (66.9%). These findings recommend increasing hybrid (combined direct and digital) socialization and technology literacy training for older age groups to optimize tax compliance in rural areas. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intensitas sosialisasi pajak dan digitalisasi sistem perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak dalam pelaporan SPT tahunan di Kabupaten Pandeglang. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling terhadap 100 responden wajib pajak terdaftar. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Intensitas sosialisasi pajak berpengaruh signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak (koefisien regresi 0,079; signifikansi 0,001), didukung oleh Theory of Planned Behavior yang menekankan peran edukasi dalam membentuk sikap positif; (2) Digitalisasi sistem perpajakan memiliki pengaruh dominan (koefisien regresi 0,300; signifikansi 0,000), sesuai Teori Atribusi dan Technology Acceptance Model yang menyoroti kemudahan teknologi seperti e-Filing; (3) Secara simultan, kedua variabel berkontribusi sebesar 75,2% terhadap kepatuhan wajib pajak, dengan digitalisasi sebagai faktor utama (66,9%). Temuan ini merekomendasikan peningkatan sosialisasi hybrid (gabungan langsung dan digital) serta pelatihan literasi teknologi bagi kelompok usia lanjut untuk optimalisasi kepatuhan pajak di daerah pedesaan.