Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Identifikasi Penerapan Konsep Sustainable Dan Biophilic Design Pada Kafe Komersial (Studi Kasus: The Spider Bugs Cafe) Aylena Laurencia Novita Liminto; Osee Malachi Teophilea
Jimmi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin Vol. 3 No. 2 (2026): JIMMI: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Multidisiplin
Publisher : Fanshur Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71153/jimmi.v3i2.532

Abstract

Di era modern, perkembangan kafe komersial mengalami peningkatan yang signifikan, namun sebagian besar masih menitikberatkan pada aspek estetika tanpa mempertimbangkan dampak terhadap lingkungan. Kondisi tersebut menjadi perhatian khusus, terutama pada kafe yang berada di wilayah beriklim tropis yang memiliki potensi besar dalam penerapan strategi desain pasif. Pendekatan sustainable design dan biophilic design menjadi alternatif dalam menciptakan ruang yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga efisien energi dan responsif terhadap lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penerapan konsep desain berkelanjutan pada sebuah kafe komersial dengan karakter ruang semi-outdoor, yaitu The Spider Bugs Cafe di Taman Dayu, Jawa Timur. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus melalui observasi visual dan analisis dokumentasi yang berfokus pada aspek pencahayaan, ventilasi, pemilihan material, serta konfigurasi ruang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi pencahayaan alami, ventilasi silang, penggunaan material alami, serta pengolahan tata ruang mampu meningkatkan efisiensi energi dan kenyamanan termal pengguna. Penerapan elemen biofilik seperti vegetasi, air, serta koneksi visual dengan alam juga memberikan kontribusi terhadap kualitas pengalaman ruang dan kesejahteraan psikologis pengguna. Selain itu, hubungan visual dan fisik antara ruang dalam dan lingkungan luar memperkuat interaksi sosial serta menciptakan suasana ruang yang lebih adaptif. Temuan ini menunjukkan bahwa perancangan ruang tidak hanya berfungsi sebagai solusi estetis, tetapi juga sebagai strategi ekologis dalam mewujudkan bangunan komersial yang berkelanjutan dan kontekstual terhadap lingkungan.