Miftah, Dhofir
Universitas Ibrahimy

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Tata Kelola Dana Tabungan Haji Muda Indonesia Dalam Meningkatkan Minat Nasabah di BSI KCP Situbondo Basuki Rahmat Irawati, Dwi; Miftah, Dhofir
Mazinda : Jurnal Akuntansi, Keuangan, dan Bisnis Vol. 4 No. 1 (2026): Mazinda : Jurnal Akuntansi, Keuangan, dan Bisnis
Publisher : Program Studi Akuntansi Syari'ah Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/mazinda.v4i1.9185

Abstract

Persiapan finansial untuk ibadah haji merupakan hal penting bagi umat Islam, terutama bagi pemuda yang ingin menunaikan ibadah haji pada usia muda. Tabungan Haji Muda Indonesia merupakan salah satu wadah bagi para generasi muda untuk melaksanakan salah satu rukun Islam, oleh karena itu penting adanya perencanaan dini agar dapat mencapai target impian tersebut. Persiapan yang panjang ini diharapkan menjadi solusi untuk mendapatkan hasil yang sesuai, sehingga calon jamaah haji masih pada usia yang produktif. Kehadiran produk tabungan haji muda Indonesia di Bank Syariah Indonesia itu sendiri adalah untuk memudahkan proses pendaftaran, termasuk memelihara dokumen, menyiapkan metode, dan mengamankan dana haji untuk calon jamaah haji muda. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif sedangkan jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan. Data yang dikumpulkan meliputi data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data menggunakan tiga metode yaitu melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis reduksi data, penyajian data dan Kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis dalam penelitian ini menunjukkan bahwa tata kelola dana tabungan haji muda Indonesia di BSI KCP Situbondo Basuki Rahmat melibatkan pembukaan rekening tabungan haji secara online melalui aplikasi BSI Mobile agar lebih mudah diakses, dan aman. Dalam produk ini nasabah dapat memilih antara prinsip akad wadiah yad dhamanah dan mudharabah mutlaqah untuk pengelolaan dananya
Analisis Asas Partisipasi Dalam Perencanaan Keuangan Desa Berdasarkan Permendagri Nomor 113 Tahun 2014 Tentang Pengelolaan Keuangan Desa di Desa Leprak Kecamatan Klabang Kabupaten Bondowoso Dhofir Miftah; Cici Kirani
Mazinda : Jurnal Akuntansi, Keuangan, dan Bisnis Vol. 3 No. 1 (2025): Mazinda : Jurnal Akuntansi, Keuangan, dan Bisnis
Publisher : Program Studi Akuntansi Syari'ah Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/mazinda.v3i1.6834

Abstract

Desa memiliki wewenang untuk mengatur sendiri kawasannya sesuai kemampuan dan potensi yang dimiliki masyarakat agar tercapai kesejahteraan dan pemerataan kemampuan ekonomi. Perencanaan pembangunan desa disusun secara berjangka yaitu sesuai RPJM desa, RPJM desa dibuat dalam rentang waktu 6 tahun sekali ketika terpilihnya kepala desa baru. Dari RPJM desa, desa membuat RKP desa yang dilakukan setiap satu tahun sekali kemudian dijabarkan ke APBDesa. Partisipasi adalah keterlibatan masyarakat dalam berbagai proses dan tahapan pengambilan keputusan pemerintah. Semua warga masyarakat mempunyai suara dalam pengambilan keputusan baik secara langsung maupun melalui lembaga-lembaga perwakilan sah yang mewakili kepentingan mereka. Perencanaan keuangan desa harus sesuai dengan permendagri nomor 113 tahun 2014, permendagri nomor 113 tahun 2014 berisikan tentang pengelolaan keuangan yang bisa dipertanggungjawabkan mulai dari kegiatan perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan dan pelaporan keuangan desa dan mengatur semua kegiatan-kegiatan yang ada didalamnya. Sehingga dalam penyusunan perencanaan keuangan desa sudah memenuhi syarat yang sesuai dengan permendagri nomor 113 tahun2014. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian adalah penelitian kualitatif dengan tujuan untuk mengungkapkan kebenaran yang terdapat dalam masalah penelitian ini. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi serta memanfaatkan instrumen penelitian berupa pertanyaan-peryanyaan yang berhubungan dengan tema penelitian. Hasil dari penelitian tersebut adalah masyarakat belum sepenuhnya berpartisipasi terhadap pembangunan desa serta kegiatan-kegiatan yang ada di desa akan tetapi dalam kesesuaian perencanaan keuangan desa dengan Peremendagri Nomor 113 Tahun 2014 sudah sepenuhnya sesuai dengan Permendagri Nomor 113 tahun 2014.