Abdul Muhaimin Zen
Institut Ilmu Al-Qur’an (IIQ) Jakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SPIRITUALITAS DOA DALAM PERSPEKTIF SEMANTIK IZUTSU: Studi Analisis Lafadz Doa Dalam Al-Qur’an Sarah Fajarwati; Abdul Muhaimin Zen; Muhammad Azizan Fitriana
Al - Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir Vol 11 No 01 (2026): Al-Tadabbur: Jurnal Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/at.v11i01.10055

Abstract

Manusia sebagai makhluk spiritual yang memiliki kemampuan untuk memahami dan menghayati serta menemukan makna dari sesuatu yang dilakukan atau dialami. Penelitian dengan pendekatan semantik Al-Qur’an ini bertujuan menganalisis bagaimana doa dipahami dan dialami dalam konteks spiritual atau religius. Analisis Welthanschauung Spiritualis Doa berguna mengeksplorasi bagaimana doa dipahami dan dirasakan oleh seseorang, berdasarkan nilai-nilai, keyakinan, dan prinsip-prinsip mereka dalam konteks spiritual atau religius. Adanya persamaan dalam penelitian sebelumnya yakni penggunaan teori semantik Al-Qur’an Izutsu, namun berbeda dalam pendekatan dan objek analisis yakni lafaz doa dalam Al-Qur’an. Fokus utama dari penelitian ini adalah pada makna dasar doa, makna relasi doa, serta analisis sinkronis dan diakronis doa. Penelitian ini menerapkan jenis penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan teologis dan linguistik. Sumber data utama dalam penelitian adalah Al-Qur’an dan buku "Relasi Tuhan dan Manusia" karya Toshihiko Izutsu, adapun data sekunder berupa data dokumentasi yang membahas ayat-ayat doa dan spiritual, semantik, dan kitab tafsir bercorak sufistik. Temuan utama penelitian ini menunjukkan bahwa spiritualitas doa dalam Al-Qur'an ditandai oleh kedalaman hubungan antara hamba dan Tuhan, dengan doa sebagai ungkapan permohonan, penghambaan, dan ketergantungan pada Tuhan. Doa tidak hanya merupakan ritual, tetapi juga sarana untuk memperkuat ikatan spiritual dan mengungkapkan kebutuhan mendalam serta rasa syukur