Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perbandingan Hasil Delignifikasi Jerami Padi menggunakan Natural Ternary Deep Eutectic Solvent dengan Variasi Penambahan Air Maria Assumpta Nogo Ole; Dian Ranggina; Harun Pampang; Muhammad Arham Yunus; Zakiyah Darajat; Mimin Septiani; Andina Sari Maharani; Andi Ahmad Maulana Senna Cincing; Sherlina Zalfa Pertiwi; Dwi Ferel Imanuel Bala
JURNAL TEKNOLOGI KIMIA MINERAL Vol 5 No 1 (2026): JURNAL TEKNOLOGI KIMIA MINERAL
Publisher : Politeknik ATI Makassaar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61844/jtkm.v5i1.1329

Abstract

Jerami padi, sebagai hasil samping pertanian yang melimpah di Indonesia, memiliki potensi besar sebagai bahan baku untuk produksi energi terbarukan seperti biohidrogen dan bioetanol. Kandungan lignin dalam biomassa menghambat hidrolisis sehingga perlu dikurangi; untuk itu penelitian ini mengembangkan metode delignifikasi menggunakan Natural Ternary Deep Eutectic Solvent (NATDES) yang tersusun dari kolin klorida, asam laktat, dan asam sitrat pada rasio molar 0,1:0,6:0,3 dengan variasi penambahan air 0–20% (v/v). Perlakuan dilakukan pada rasio padatan:pelarut 1:10 (w/v) dalam reaktor pada 121 °C. Analisis FTIR pada residu padatan menunjukkan kadar lignin terendah (0,72%) pada perlakuan dengan 20% air, yang mengindikasikan bahwa penambahan air menurunkan viskositas NATDES dan meningkatkan efisiensi delignifikasi. Analisis gula pereduksi menggunakan metode dinitrosalisilat (DNS) menunjukkan bahwa kadar gula pereduksi terlarut tidak maksimal pada perlakuan 20% air akibat adanya fenolik bebas hasil degradasi lignin; oleh karena itu perlakuan pra‑analitik untuk assay DNS perlu dioptimalkan untuk menghilangkan interferensi fenolik, furfural, dan kekeruhan serta memastikan kuantifikasi gula pereduksi yang akurat. Hasil penelitian ini menunjukkan perlunya optimasi kandungan air dalam formulasi NATDES untuk meningkatkan potensi NATDES sebagai pelarut hijau untuk mendukung konversi jerami padi yang lebih bersih dan efisien.
Kinetic Analysis of Dodecylbenzene Sulfonate (DBS) Adsorption Using Coconut Residue Char Based on Pseudo-Order Models Zakiyah Darajat; Mimin Septiani; Fauziah Nur Aisyah
Hayyan Journal Vol. 2 No. 2 (2025): June
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinetika adsorpsi Dodecylbenzene Sulfonate (DBS) menggunakan arang ampas kelapa sebagai adsorben berbasis limbah. Percobaan dilakukan dengan variasi waktu kontak untuk mengamati perubahan kapasitas adsorpsi terhadap waktu. Data hasil eksperimen dianalisis menggunakan model kinetika pseudo-orde satu (PFO) dan pseudo-orde dua (PSO). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas adsorpsi meningkat seiring bertambahnya waktu hingga mencapai kesetimbangan dengan nilai q_e eksperimen sebesar 0,0892 mg/g. Model PFO memberikan konstanta laju adsorpsi k_1 sebesar 0,0254 menit⁻¹ dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,9379, sedangkan model PSO menghasilkan konstanta laju k_2 sebesar 1,768 g mg⁻¹ menit⁻¹ dengan R² sebesar 0,9949. Nilai q_e teoritis dari model PSO (0,0906 mg/g) lebih mendekati nilai eksperimen dibandingkan model PFO (0,0536 mg/g). Hal ini menunjukkan bahwa kinetika adsorpsi DBS oleh arang ampas kelapa mengikuti model pseudo-orde dua, yang mengindikasikan bahwa proses adsorpsi dikendalikan oleh mekanisme kimisorpsi. Dengan demikian, arang ampas kelapa berpotensi digunakan sebagai adsorben alternatif yang murah dan ramah lingkungan untuk penyisihan surfaktan dalam air.