Kemampuan kolaborasi merupakan salah satu keterampilan esensial dalam pembelajaran Abad 21. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan kolaborasi siswa dalam pembelajaran biologi, terutama pada topik komponen ekosistem. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji dampak penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Team Games Tournament (TGT) dengan dukungan media Ludo Biologi (LuBio) terhadap kemampuan kolaborasi siswa. Penelitian dilakukan pada Mei 2025 dengan pendekatan kuantitatif deskriptif dan desain one-shot case study. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas X (fase E) di SMA Negeri 1 Sindangkasih, dengan sampel sebanyak 39 siswa dari kelas X E4 yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa lembar observasi non-tes yang disusun berdasarkan indikator kemampuan kolaborasi. Data observasi dianalisis secara kuantitatif deskriptif untuk mengevaluasi tingkat kemampuan kolaborasi siswa setelah penerapan model pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif TGT dengan bantuan media LuBio memberikan dampak positif terhadap kemampuan kolaborasi siswa, yang terlihat dari peningkatan skor pada aspek-aspek seperti kerja sama tim, komunikasi efektif, pembagian tugas, dan tanggung jawab bersama selama proses pembelajaran. Oleh karena itu, model TGT berbantuan LuBio dapat dijadikan salah satu strategi pembelajaran alternatif yang efektif untuk meningkatkan kemampuan kolaborasi siswa pada materi ekosistem.Kata Kunci: Model Kooperatif Team Games Tournament, Ludo Biologi, Kemampuan Kolaboratif, Siswa, SMA Negeri 1 Sindangkasih