Joko Sayono
Guru Besar Departemen Sejarah - Universitas Negeri Malang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN GUIDED INQUIRY TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA PADA PEMBELAJARAN SEJARAH KELAS XII DI SMAN 1 BOYOLANGU Zasmin Putri Prawoto; Joko Sayono
J-KIP (Jurnal Keguruan dan Ilmu Pendidikan) Vol 7, No 2 (2026): JUNI
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/j-kip.v7i2.23225

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan kompetensi esensial yang perlu dikembangkan dalam pembelajaran sejarah, terutama di era AI-generated content yang mendorong akses informasi secara instan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran guided inquiry terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one-group pretest–posttest pada siswa kelas XII di SMAN 1 Boyolangu. Data dikumpulkan melalui observasi keterlaksanaan model pembelajaran dan tes kemampuan berpikir kritis berbentuk multiple choice with written justification, dan dianalisis menggunakan uji paired sample t-test serta perhitungan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan seluruh sintaksis guided inquiry terlaksana dengan baik dan terdapat perbedaan signifikan antara skor pretest dan posttest (p < 0.001), yang mengindikasikan adanya peningkatan kemampuan berpikir kritis siswa setelah penerapan model guided inquiry. Akan tetapi, nilai N-Gain berada pada kategori rendah dan menunjukkan adanya variasi peningkatan antar siswa. Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun guided inquiry efektif dalam mendorong perubahan, peningkatan yang terjadi belum merata. Dengan demikian, model guided inquiry memiliki potensi sebagai strategi pembelajaran untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis siswa, tetapi implementasinya perlu dioptimalkan agar memberikan dampak yang lebih merata.