I Komang Wahyu Wiguna
Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan, Singaraja

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH RME (REALISTIS MATEMATIKA EDUCATION) TERHADAP MINAT BELAJAR MATEMATIKA SISWA FASE C SEKOLAH DASAR Manik Ayu Candra Dewi; I Putu Suardipa; I Komang Wahyu Wiguna
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 24 No 1 (2026): SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v24i1.1087

Abstract

Penelitian ini merupakan Systematic Literature Review (SLR) yang bertujuan menganalisis pengaruh Realistic Mathematics Education (RME)/Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) terhadap minat belajar matematika siswa Fase C Sekolah Dasar (kelas IV–VI) pada rentang publikasi 2021–2025. Penelusuran dilakukan pada Google Scholar, Garuda, ERIC, ResearchGate, dan jurnal nasional terakreditasi, dengan kriteria inklusi: konteks SD, intervensi RME/PMRI, serta pelaporan minat belajar atau indikator afektif yang relevan. Dua puluh artikel memenuhi kriteria dan dianalisis melalui analisis isi untuk memetakan desain, konteks, instrumen afektif, dan temuan utama. Hasil sintesis menunjukkan pola yang konsisten: kelas yang menerapkan RME/PMRI mengalami peningkatan minat/engagement dibanding pembelajaran konvensional, baik diukur langsung melalui angket minat maupun melalui proksi afektif (aktivitas, antusiasme, partisipasi). Bukti kausal paling kuat datang dari studi kuasi-eksperimen pada topik bilangan/pecahan dan geometri, sementara bukti agregat (SLR dan meta-analisis) mempertegas stabilnya arah efek dan menandai implikasi positif pada motivasi/sikap belajar. Integrasi konteks budaya lokal (etnomatematika) memperkuat ketertarikan siswa, dan peran fasilitator guru menjadi penentu kualitas pengalaman belajar. Meskipun demikian, terdapat heterogenitas instrumen minat dan minimnya pelaporan psikometrik, sehingga standardisasi pengukuran afektif direkomendasikan untuk meningkatkan keterbandingan lintas studi. Secara keseluruhan, RME/PMRI kompatibel dengan prinsip Kurikulum Merdeka dan layak direkomendasikan untuk menumbuhkan minat belajar matematika siswa Fase C secara berkelanjutan.