I Made Pasek Anom Sarwa Adi Wisesa
IKIP Saraswati

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DAMPAK KECANDUAN GAME ONLINE TERHADAP PERKEMBANGAN FSIKOLOGIS DAN PRESTASI BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR I Gede Angga Supriana; I Nyoman Artana; Nyoman Utari Dewi Indriati; I Made Pasek Anom Sarwa Adi Wisesa
Suluh Pendidikan : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan Vol 24 No 1 (2026): SULUH PENDIDIKAN : Jurnal Ilmu-Ilmu Pendidikan
Publisher : IKIP SARASWATI TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46444/suluh-pendidikan.v24i1.1090

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kecanduan game online terhadap perkembangan psikologis dan prestasi belajar siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif, yang dilaksanakan di SD Negeri 1 Sumerta, Denpasar, serta lingkungan tempat tinggal siswa di Komplek Perumahan Jalan Akasia Gang Puspa Padma Denpasar Timur. Subjek penelitian adalah 10 siswa yang terindikasi mengalami kecanduan game online, dengan informan pendukung yaitu guru dan orang tua. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan teknik analisis interaktif dengan triangulasi sumber dan metode untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa telah terpapar game online sejak usia dini dan menghabiskan waktu bermain dalam durasi yang cukup lama. Dampak yang ditimbulkan meliputi aspek psikologis, seperti rendahnya konsentrasi, ketidakstabilan emosi, dan rendahnya kontrol diri; aspek sosial, seperti kurangnya interaksi dengan teman sebaya dan kecenderungan menarik diri dari lingkungan; serta aspek akademik, seperti menurunnya prestasi belajar, kurangnya keaktifan dalam pembelajaran, serta rendahnya kedisiplinan. Temuan ini menunjukkan bahwa kecanduan game online memberikan dampak negatif yang signifikan dan bersifat multidimensional terhadap perkembangan siswa. Oleh karena itu, diperlukan peran aktif dan kerja sama antara sekolah dan orang tua dalam mengawasi serta mengendalikan penggunaan game online agar tidak menghambat perkembangan optimal siswa.