This Author published in this journals
All Journal Cosmic Jurnal Teknik
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Pengendalian Kualitas Produk Knalpot Menggunakan Metode FMEA dan FTA Aqsa Cahyo Saputra; Andung Jati Nugroho
Cosmic Jurnal Teknik Vol 3 No 2 (2026): Mei
Publisher : Ali Institute or Research and Publication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab kecacatan produk serta menentukan prioritas perbaikan dalam proses produksi knalpot pada UMKM Zappeline Knalpot Purbalingga. Permasalahan yang ditemukan yaitu tingginya tingkat kecacatan produk sebesar 2006 unit dari total produksi 12.000 unit selama periode Januari–Juni 2025. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) untuk menentukan prioritas risiko kegagalan dan Fault Tree Analysis (FTA) untuk mengidentifikasi akar penyebab kegagalan. Penilaian severity, occurrence, dan detection dilakukan melalui observasi lapangan serta wawancara dengan pemilik usaha dan operator produksi yang berpengalaman. Hasil analisis FMEA menunjukkan bahwa kecacatan silencer berlekuk/penyok memiliki nilai Risk Priority Number (RPN) tertinggi sebesar 100, diikuti oleh cacat saringan knalpot mudah lepas dengan nilai RPN sebesar 80. Analisis FTA menunjukkan bahwa penyebab utama kecacatan berasal dari kombinasi faktor manusia, metode kerja, mesin, material, dan pengawasan. Faktor dominan yang memicu kegagalan adalah teknik pengelasan yang kurang tepat, tekanan mesin press yang berlebihan, serta belum adanya standar operasional prosedur (SOP) yang jelas. Berdasarkan hasil analisis tersebut, usulan perbaikan yang diberikan meliputi penyusunan SOP kerja, pelatihan operator, pengendalian material, serta perawatan mesin secara berkala. Hasil penelitian ini memberikan kontribusi praktis dalam upaya menurunkan tingkat kecacatan produk serta meningkatkan sistem pengendalian kualitas pada industri manufaktur skala UMKM.