Shofiyatun Najib
Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Sains Al-Qur`an

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MEMAHAMI DASAR BUSANA ANAK USIA DINI SEBAGAI CERMIN AKHLAK DALAM PENDIDIKAN ANAK USIA DIN Asty Agustin; Fitria Nala Syafila; Iswardhani Nur Azizah; Shofiyatun Najib; Triyanti Triyanti; Hilda Dwi Agustina; Hasti Maulidia Hanifa; Ani Sofiana Istiqomah; Hidayatu Munawaroh
Journal of Social and Economics Research Vol 8 No 1 (2026): JSER, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54783/jser.v8i1.1474

Abstract

Busana anak usia dini tidak hanya berfungsi sebagai penutup tubuh, tetapi juga memiliki nilai edukatif yang berkaitan dengan pembentukan karakter dan internalisasi nilai akhlak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep dasar busana anak usia dini, perannya sebagai media internalisasi nilai akhlak, serta implikasinya dalam pembelajaran di lembaga pendidikan anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi literatur melalui kajian berbagai sumber ilmiah yang relevan dengan pendidikan anak usia dini, pendidikan karakter, dan konsep busana anak. Data dianalisis secara deskriptif kritis untuk mengidentifikasi hubungan antara penggunaan busana dengan pembentukan karakter dan proses pembelajaran anak. Hasil kajian menunjukkan bahwa busana anak usia dini memiliki fungsi yang lebih luas daripada sekadar kebutuhan dasar, yaitu mendukung kenyamanan belajar, menumbuhkan kemandirian, serta menanamkan nilai karakter seperti kesopanan, kebersihan, dan tanggung jawab. Selain itu, busana dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran yang menstimulasi perkembangan kognitif, sosial, dan emosional anak melalui kegiatan tematik dan pembiasaan sehari-hari. Namun, implementasinya masih menghadapi tantangan seperti pengaruh tren busana modern, keterbatasan pemahaman anak, serta kurangnya konsistensi antara lingkungan sekolah dan keluarga. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama antara pendidik dan orang tua serta strategi pembelajaran yang kreatif agar nilai-nilai tersebut dapat di internalisasikan secara efektif sejak usia dini.