Zulfikar Zulfikar
Akuntansi, Universitas Muhammdiyah Surakarta, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penguatan Financial Resilience dan Good Corporate Governance dalam Mengurangi Risiko Financial Distress Imam Tri Mahendra; Zulfikar Zulfikar
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 3 (2026): Mei - Juli
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i3.2452

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh likuiditas, debt to asset ratio, struktur kepemilikan, aktivitas operasi, dan ukuran perusahaan terhadap financial distress pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2022–2024 dalam perspektif penguatan financial resilience dan good corporate government. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan perusahaan. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan kriteria perusahaan yang terdaftar secara konsisten dan memiliki data lengkap selama periode penelitian. Financial distress diukur menggunakan metode Altman Z-Score, sedangkan analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan program statistik. Pengujian meliputi statistik deskriptif, uji asumsi klasik, uji F, koefisien determinasi (R²), dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa likuiditas, debt to asset ratio, struktur kepemilikan, aktivitas operasi, dan ukuran perusahaan berpengaruh signifikan terhadap financial distress. Likuiditas, aktivitas operasi, dan ukuran perusahaan berkontribusi dalam memperkuat ketahanan keuangan perusahaan, sedangkan debt to asset ratio yang tinggi meningkatkan risiko financial distress. Temuan ini menunjukkan pentingnya pengelolaan keuangan dan tata kelola perusahaan dalam menjaga stabilitas finansial perusahaan manufaktur.
Determinan Kualitas Laba : Peran Corporate Governance Sebagai Variabel Moderasi Sabrina Berliana; Zulfikar Zulfikar
Paradoks : Jurnal Ilmu Ekonomi Vol. 9 No. 2 (2026): February - April
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57178/paradoks.v9i2.2400

Abstract

Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh leverage dan profitabilitas terhadap kualitas laba dengan komite audit, jumlah dewan komisaris, dan ukuran dewan direksi sebagai variabel moderasi pada perusahaan sektor properti dan real estate yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2022–2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan perusahaan melalui teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dan Moderated Regression Analysis (MRA) dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa leverage dan profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap kualitas laba. Dalam peran moderasi, komite audit dan ukuran dewan direksi mampu memoderasi pengaruh leverage, sedangkan jumlah komisaris mampu memperkuat pengaruh profitabilitas terhadap kualitas laba. Namun, komite audit dan ukuran dewan direksi tidak memoderasi pengaruh profitabilitas, serta jumlah komisaris tidak memoderasi pengaruh leverage. Temuan ini menunjukkan bahwa mekanisme corporate governance memiliki peran selektif dalam memperkuat kualitas laba perusahaan.