Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru dalam mengembangkan kemampuan berbicara anak usia dini melalui kegiatan pembelajaran di KB Aliyani. Kemampuan berbicara merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan bahasa anak usia dini karena berperan dalam membantu anak berkomunikasi, mengungkapkan ide, serta berinteraksi secara sosial dengan lingkungan sekitarnya. Namun, berdasarkan hasil observasi selama kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL), ditemukan bahwa beberapa anak di KB Aliyani masih mengalami kesulitan dalam berbicara, seperti keterbatasan kosakata, kurang percaya diri, serta belum mampu menyampaikan gagasan secara jelas. Oleh karena itu, guru dituntut untuk menerapkan strategi pembelajaran yang efektif guna menstimulasi perkembangan kemampuan berbicara anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta keterlibatan langsung dalam kegiatan pembelajaran di kelas. Subjek penelitian terdiri atas guru dan anak usia dini di KB Aliyani. Strategi pembelajaran yang diterapkan guru meliputi metode bercerita, tanya jawab, bernyanyi, bermain peran, serta komunikasi interaktif selama proses pembelajaran berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan guru memberikan dampak positif terhadap perkembangan kemampuan berbicara anak. Anak menjadi lebih percaya diri dalam berbicara, mampu menjawab pertanyaan sederhana, mengungkapkan ide secara lisan, serta lebih aktif berinteraksi dengan guru maupun teman sebaya. Kegiatan bercerita dan bermain peran menjadi strategi yang paling efektif dalam mendorong anak untuk berkomunikasi secara aktif. Selain itu, penerapan pendekatan partisipatif dan edukatif-religius juga turut berkontribusi dalam meningkatkan kemampuan berkomunikasi, pembiasaan berbahasa yang santun, serta interaksi sosial anak. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa strategi pembelajaran yang tepat, interaktif, dan menyenangkan mampu meningkatkan kemampuan berbicara anak usia dini di KB Aliyani secara efektif. Oleh karena itu, guru diharapkan terus mengembangkan kegiatan pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan menyenangkan agar perkembangan bahasa anak dapat berkembang secara optimal.