Wiwiek Fatmawati
Teknik Industri, Fakultas Teknologi Industri, Universitas Islam Sultan Agung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ALAT PENYARING SARI KEDELAI OTOMATIS UNTUK PRODUKSI TAHU PADA IKM TAHU ECO Safina Naza; Tania Eka Putri; Muhammad Afif Ridwan; Muhammad Iqtada Aliyyuddin Hanif; Wiwiek Fatmawati
Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi Vol. 3 No. 5 (2026): Jurnal Riset Multidisiplin Edukasi (Mei 2026)
Publisher : PT. Hasba Edukasi Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71282/jurmie.v3i5.2009

Abstract

Proses penyaringan tahu di IKM Tahu ECO masih dilakukan secara manual sehingga membutuhkan tenaga fisik besar, memakan waktu, dan berpotensi menimbulkan risiko ergonomi serta inkonsistensi mutu. Penelitian ini bertujuan merancang alat penyaring tahu otomatis yang lebih efisien, ergonomis, aman, dan higienis dengan menggunakan pendekatan metode Research and Development (R&D) serta mempertimbangkan aspek Product Design & Development (PDD). Pengumpulan data dilakukan melalui observasi proses produksi, pengukuran antropometri operator, serta analisis kebutuhan teknis dan sanitasi. Hasil perancangan menghasilkan alat dengan struktur ergonomis setinggi 100 cm, sistem mekanis berbasis motor listrik dan transmisi pulley–V-belt, serta saringan stainless steel food grade. Analisis ekonomi menunjukkan total biaya produksi sebesar Rp 2.350.000 dengan harga jual Rp 2.920.000 dan margin keuntungan 20%, sehingga alat dinyatakan layak secara ekonomis. Dari aspek keselamatan, alat telah dilengkapi panel listrik terisolasi, manajemen kabel, pelindung mesin, serta material yang higienis. Pengujian menunjukkan bahwa alat mampu mempercepat proses penyaringan, meningkatkan efisiensi tenaga kerja, dan menghasilkan kualitas sari kedelai yang lebih konsisten dibanding metode manual. Secara keseluruhan, alat penyaring tahu otomatis ini dinilai efektif untuk meningkatkan produktivitas IKM, memperbaiki ergonomi kerja, serta memenuhi standar keamanan pangan.