Veravayoda Veravayoda
Universitas Bina Insan, Kota Lubuklinggau, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Kualitas Pelayanan Publik Terhadap Kinerja Pegawai dengan Kepuasan Masyarakat Sebagai Variabel Intervening Veravayoda Veravayoda; Surajiyo Surajiyo; Yulpa Rabeta; Herman Paleni
Jurnal Manajemen, Akuntansi, Ekonomi Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Manajemen, Akuntansi, Ekonomi (Mei)
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jmae.v5i1.2208

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas pelayanan publik terhadap kinerja pegawai dengan kepuasan masyarakat sebagai variabel intervening di Kantor Camat Megang Sakti. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peningkatan kualitas pelayanan publik dalam mendukung kinerja aparatur pemerintah serta memenuhi harapan masyarakat sebagai pengguna layanan. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Populasi penelitian adalah seluruh masyarakat yang menerima pelayanan di Kantor Camat Megang Sakti selama periode enam bulan berjumlah 185 orang. Penentuan sampel dilakukan menggunakan rumus Slovin sehingga diperoleh 65 responden. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner dengan skala Likert. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode Partial Least Squares (PLS) dengan bantuan aplikasi SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas pelayanan publik tidak berpengaruh signifikan secara langsung terhadap kinerja pegawai, dengan nilai koefisien jalur sebesar 0,072, nilai t-statistic sebesar 0,684, dan p-value sebesar 0,494. Selanjutnya, kualitas pelayanan publik berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai melalui kepuasan masyarakat sebagai variabel intervening, dengan nilai pengaruh tidak langsung sebesar 0,408, nilai t-statistic sebesar 3,217, dan p-value sebesar 0,001. Nilai R-Square kinerja pegawai sebesar 0,671 yang menunjukkan bahwa sebagian besar variasi kinerja pegawai dapat dijelaskan oleh kualitas pelayanan publik dan kepuasan masyarakat. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, dapat disimpulkan bahwa kepuasan masyarakat memiliki peran penting dalam memediasi hubungan antara kualitas pelayanan publik dan kinerja pegawai. Oleh karena itu, peningkatan kualitas pelayanan publik perlu difokuskan pada upaya peningkatan kepuasan masyarakat agar kinerja pegawai dapat meningkat secara optimal.