Istiqomat Istiqomat
Universitas Primagraha, Serang, Banten, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Persepsi Karyawan terhadap Implementasi Kepemimpinan Transformasional pada Perusahaan Waralaba Ritel: Studi Kasus Alfamidi Kota Serang Istiqomat Istiqomat; Euis Sukmawati; Mohamad Nurul Alamin; Tb. Regiasa Fajar; Dian Wirtadipura
Jurnal Manajemen, Akuntansi, Ekonomi Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Manajemen, Akuntansi, Ekonomi (Mei)
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jmae.v5i1.2217

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana karyawan meninjau, menyerap, memahami, dan menilai penerapan gaya kepemimpinan transformasional dalam perusahaan waralaba ritel modern. Penelitian dilakukan pada perusahaan waralaba Alfamidi di Kota Serang, Banten. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap karyawan sebagai informan penelitian. Analisis data dilakukan melalui proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara interpretatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penyerapan nilai kepemimpinan transformasional terjadi melalui komunikasi organisasi yang intensif, terutama melalui briefing kerja harian, interaksi langsung antara pimpinan dan karyawan, serta pengamatan terhadap perilaku pimpinan dalam aktivitas kerja. Karyawan memiliki pemahaman yang cukup baik terhadap dimensi kepemimpinan transformasional, terutama pada aspek pengaruh ideal dan motivasi inspirasional yang tercermin dalam keteladanan, kedisiplinan, serta kemampuan pimpinan dalam memotivasi karyawan. Novelty dalam Penelitian ini menawarkan perspektif baru mengenai bagaimana kepemimpinan transformasional dimaknai oleh karyawan dalam konteks organisasi ritel berbasis SOP yang ketat. Namun demikian, dimensi stimulasi intelektual masih relatif terbatas karena karakteristik pekerjaan sektor ritel yang berorientasi pada standar operasional yang ketat. Secara umum, mayoritas karyawan memberikan penilaian positif terhadap gaya kepemimpinan yang diterapkan, karena dinilai mampu menciptakan lingkungan kerja yang kondusif, meningkatkan motivasi kerja, serta memperkuat hubungan kerja antara pimpinan dan karyawan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepemimpinan transformasional memiliki peran penting dalam membangun motivasi kerja, keterlibatan karyawan, dan hubungan kerja yang lebih harmonis dalam organisasi ritel. Implementasi kepemimpinan transformasional tidak hanya dipengaruhi oleh karakteristik pemimpin, tetapi juga oleh konteks organisasi dan pola komunikasi yang berkembang dalam lingkungan kerja.