Hilma Lia Natasya
Universitas Muhammadiyah Kudus, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Penerapan Siskeudes, Pelatihan dan Kualitas SDM Terhadap Kualitas Laporan Keuangan Desa Hilma Lia Natasya; Agustina Eka Harjanti; Heni Risnawati
Jurnal Manajemen, Akuntansi, Ekonomi Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Manajemen, Akuntansi, Ekonomi (Mei)
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/jmae.v5i1.2403

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penerapan Sistem Keuangan Desa, pelatihan aparatur desa, dan kualitas sumber daya manusia terhadap kualitas laporan keuangan desa di Kecamatan Kota Kudus, Kabupaten Kudus. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kausal. Populasi penelitian mencakup enam belas desa, dengan responden kepala desa, sekretaris desa, dan kaur keuangan, sehingga diperoleh 48 responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner berskala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Sistem Keuangan Desa tidak berpengaruh signifikan terhadap kualitas laporan keuangan desa, dengan nilai signifikansi 0,058. Pelatihan aparatur desa berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai signifikansi 0,018. Kualitas sumber daya manusia juga berpengaruh positif dan signifikan dengan nilai signifikansi 0,007. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap kualitas laporan keuangan desa, ditunjukkan oleh nilai signifikansi 0,000 dan Adjusted R Square sebesar 0,625. Temuan ini menunjukkan bahwa kualitas laporan keuangan desa tidak hanya ditentukan oleh keberadaan aplikasi, tetapi juga oleh kompetensi aparatur dan pelatihan yang berkelanjutan. Penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas aparatur desa untuk mewujudkan pelaporan keuangan yang akuntabel, transparan, relevan, dan dapat dipertanggungjawabkan. Hasil ini juga memberi dasar praktis bagi perbaikan tata kelola keuangan desa melalui pembinaan teknis, pengawasan rutin, dan dukungan infrastruktur digital.