Andini Andini
Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas keguruan dan ilmu pendidikan, Universitas Muhammadiyah Makassar, Makassar, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kesalahan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Fungsi Komposisi Andini Andini; Mukhlis Mukhlis; Abdul Gaffar
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 6 No. 2 (2026): May - August 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v6i2.4910

Abstract

Kemampuan pemecahan masalah matematis merupakan kompetensi penting yang harus dimiliki siswa dalam menghadapi tantangan berpikir logis di era modern. Namun, materi fungsi komposisi sering menjadi hambatan karena kompleksitas notasi dan prosedur substitusi yang abstrak. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kesalahan siswa serta faktor penyebabnya berdasarkan prosedur analisis Newman. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek siswa kelas XI MA Aisyiyah Cabang Makassar. Instrumen penelitian berupa tes uraian dan wawancara semi-terstruktur. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan wawancara mendalam, lalu dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui tahap reduksi, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan tiga jenis kesalahan utama, yaitu: (1) kesalahan memahami (comprehension error) berupa ketidakmampuan memaknai simbol komposisi dan menuliskan informasi soal secara lengkap; (2) kesalahan transformasi (transformation error) akibat ketidakkonsistenan penggunaan variabel; dan (3) kesalahan penulisan jawaban akhir (encoding error) karena kurang teliti dalam operasi hitung desimal. Faktor penyebab utama meliputi rendahnya penguasaan konsep prasyarat, kurangnya ketelitian komputasi, dan lemahnya literasi simbolik siswa. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan pemahaman konseptual, pembiasaan langkah penyelesaian sistematis, serta penerapan strategi pembelajaran berbasis masalah dan scaffolding konseptual untuk mengurangi kesalahan siswa secara berkelanjutan.