Sunitha Devi
Ganesha University of Education

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Implementasi Prosedural Klaim Jaminan Kematian Untuk Mendukung Pengendalian Internal Pada BPJS Ketenagakerjaan Cabang Buleleng Sofian Dwi Muliadi; I Putu Gede Diatmika; Sunitha Devi
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 7 No. 4 (2026): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v7i4.10882

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi prosedural klaim Jaminan Kematian (JKM) dalam mendukung pengendalian internal pada BPJS Ketenagakerjaan Cabang Buleleng. Fokus penelitian diarahkan pada tahapan prosedur klaim, penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP), pemisahan fungsi, sistem otorisasi, serta pemanfaatan sistem informasi terintegrasi dalam memperkuat pengendalian internal. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi prosedural klaim JKM telah dilaksanakan secara terstruktur dan konsisten sesuai dengan SOP yang berlaku secara nasional. Setiap tahapan proses, mulai dari penerimaan berkas, verifikasi dokumen, validasi data kepesertaan, hingga otorisasi dan pencairan dana, telah terdokumentasi secara sistematis melalui sistem informasi terintegrasi. Penerapan pemisahan fungsi antara unit pelayanan dan unit keuangan, serta sistem otorisasi berjenjang, berperan penting dalam meminimalkan risiko kesalahan dan potensi penyimpangan. Selain itu, penggunaan sistem digital menghasilkan jejak audit (audit trail) yang mendukung transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas pengawasan. Dengan demikian, implementasi sistem prosedural klaim JKM di BPJS Ketenagakerjaan Cabang Buleleng tidak hanya berfungsi sebagai pedoman operasional, tetapi juga sebagai instrumen utama dalam memperkuat pengendalian internal organisasi.
Pengaruh Intellectual Capital, Inklusi Keuangan, Dan Manajemen Risiko Produksi Terhadap Kinerja Keuangan UMKM Di Kecamatan Buleleng Putu Ary Widnyana Putri; Ni Luh Gede Erni Sulindawati; Sunitha Devi
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 7 No. 3 (2026): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/msej.v7i3.10563

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh intellectual capital, inklusi keuangan, dan manajemen risiko produksi terhadap kinerja keuangan UMKM di Kecamatan Buleleng. Fenomena meningkatnya Non-Performing Loan (NPL) di Kabupaten Buleleng yang melebihi rata-rata nasional mengindikasikan adanya penurunan kinerja keuangan UMKM, sehingga penting untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Populasi penelitian adalah 10.217 UMKM di Kecamatan Buleleng, dan jumlah sampel ditentukan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 10%, sehingga diperoleh 100 responden. Sampel dipilih secara purposive sampling dengan kriteria UMKM sektor produksi. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner menggunakan skala Likert, kemudian dianalisis dengan regresi linier berganda melalui SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intellectual capital berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan UMKM, yang menegaskan pentingnya pengelolaan pengetahuan, sistem, dan hubungan pelanggan dalam meningkatkan nilai usaha. Inklusi keuangan juga berpengaruh positif signifikan, menandakan bahwa akses dan penggunaan layanan keuangan formal mampu memperkuat struktur permodalan dan mendukung pertumbuhan usaha. Selanjutnya, manajemen risiko produksi berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja keuangan, yang berarti kemampuan UMKM dalam mengidentifikasi dan mengelola risiko operasional berkontribusi pada stabilitas dan keberlanjutan usaha. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. Hal ini menegaskan bahwa kombinasi sumber daya intelektual, akses keuangan, dan pengelolaan risiko merupakan faktor strategis dalam meningkatkan daya saing dan ketahanan finansial UMKM di Kecamatan Buleleng.