Lara Anja Deralita
Universitas Bengkulu

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH KONTEN TIKTOK TERHADAP GAYA KOMUNIKASI REMAJA: STUDI PUSTAKA TENTANG PERUBAHAN PERILAKU KOMUNIKASI DI ERA DIGITAL Lara Anja Deralita; Yulianti; Eka Vuspa Sari
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 3 No. 5 (2026): Juni
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v3i5.7813

Abstract

Kehadiran TikTok sebagai platform video berdurasi pendek telah mengubah lanskap komunikasi digital secara fundamental, terutama bagi kelompok remaja yang merupakan pengguna paling aktif. Artikel ilmiah ini bertujuan mengkaji secara mendalam bagaimana konten-konten yang beredar di TikTok memengaruhi gaya dan perilaku komunikasi remaja, mencakup dimensi verbal maupun nonverbal, dalam kehidupan sehari-hari mereka. Dengan menggunakan pendekatan studi pustaka sistematis (systematic literature review), penelitian ini menelaah berbagai sumber ilmiah yang diterbitkan antara tahun 2020 hingga 2024 dari basis data akademik terkemuka. Temuan menunjukkan bahwa paparan intensif terhadap konten TikTok menghasilkan perubahan yang signifikan pada pola komunikasi remaja, di antaranya munculnya kosakata baru yang bersumber dari tren platform, adopsi gaya tutur yang lebih singkat dan ekspresif, serta peningkatan pemanfaatan elemen visual dan audio sebagai alat komunikasi utama. Di sisi lain, sejumlah dampak negatif turut ditemukan, seperti menurunnya kemampuan komunikasi formal, berkembangnya perilaku komunikasi yang bersifat dangkal (shallow communication), dan potensi kesalahpahaman lintas generasi akibat perbedaan kode linguistik. Artikel ini menyimpulkan bahwa TikTok tidak semata-mata menjadi media hiburan, tetapi telah berevolusi menjadi agen sosialisasi komunikatif yang kuat di kalangan remaja. Implikasi temuan ini perlu direspons secara serius oleh pendidik, orang tua, dan pembuat kebijakan di bidang pendidikan digital.