Andrian Sakti Wibowo
Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Beban Kerja Dan Lingkungan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Dengan Kepuasan Kerja Sebagai Variabel Mediasi (Studi Pada Karyawan Super Indo Di Solo Raya) Andrian Sakti Wibowo; Farid Wajdi
Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ) Vol. 7 No. 6 (2026): Management Studies and Entrepreneurship Journal (MSEJ)
Publisher : Yayasan Pendidikan Riset dan Pengembangan Intelektual (YRPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/khybx355

Abstract

Penelitian diarahkan guna menganalisis pengaruh beban kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan dengan kepuasan kerja sebagai variabel mediasi pada karyawan Super Indo di Solo Raya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengelolaan sumber daya manusia dalam meningkatkan kinerja karyawan di sektor ritel modern yang memiliki dinamika kerja tinggi serta tuntutan pelayanan yang cepat dan optimal. Penelitian ini dirancang menggunakan metode survei dengan pendekatan kuantitatif, di mana kuesioner disebarkan kepada 154 karyawan Super Indo Solo Raya selaku responden. Teknik penarikan sampel dalam studi ini menerapkan purposive sampling dan accidental sampling. Guna menguji hipotesis, analisis data dilakukan dengan metode SEM-PLS memanfaatkan program SmartPLS. Temuan menginformasikan beban kerja, lingkungan kerja, dan kepuasan kerja berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja karyawan. Selain itu, beban kerja dan lingkungan kerja terbukti berpengaruh positif signifikan terhadap kepuasan kerja. Temuan membuktikan kepuasan kerja mampu memediasi pengaruh beban kerja terhadap kinerja karyawan serta memediasi pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan. Kombinasi antara alokasi tanggung jawab yang objektif dan kenyamanan lingkungan tempat kerja terbukti secara signifikan bertindak sebagai stimulus utama dalam memperkuat kepuasan serta capaian kinerja pegawai. Atas dasar tersebut, organisasi dituntut untuk mengevaluasi sekaligus membenahi situasi kerja karyawan secara komprehensif demi menstimulasi produktivitas kerja yang optimal.