Nursalam Samad
Sekolah Tinggi Agama Islam Darud Dakwah Wal-Irsyad Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Komunikasi Edukasi dalam Pemanfaatan Media Digital Nursalam Samad; Roslan
Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 6 No 2 (2025): Education and Islamic Studies
Publisher : STAI DDI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55623/au.v6i2.569

Abstract

Media digital telah mengubah praktik komunikasi, khususnya dalam strategi komunikasi penyampaian pesan, pola interaksi, dan cara audiens memaknai pesan edukatif.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan media digital dalam komunikasi edukasi dengan fokus pada strategi komunikasi, interaksi dan partisipasi, serta pemaknaan audiens terhadap pesan atau konten. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif-interpretatif. Data dikumpulkan melalui observasi konten media digital,wawancara, dan dokumentasi yang selanjutnya dianalisis secara tematik. Hasil menunjukkan bahwa strategi komunikasi edukasi disusun secara adaptif melalui penyajian pesan yang ringkas, visual, dan kontekstual. Audiens berperan aktif dalam proses pembelajaran dengan beragam bentuk, mulai dari respons sederhana hingga diskusi mendalam. Selain itu,pemaknaan audiens dipengaruhi oleh latar belakang pengetahuan, literasi digital, dan kredibilitas sumber pesan. Penelitian ini menegaskan bahwa efektivitas komunikasi edukasi dalam pemanfaatan media digital ditentukan oleh integrasi desain, interaksi, dan proses pemaknaan pesan audiens.
Internalisasi Nilai Sipakatau, Sipakainga’, dan Sipakalabbi’ Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Gowa pada Pemilihan Umum 2024 Nursalam Samad
Al-Ubudiyah: Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol 5 No 2 (2024): Education and Islamic Studies (Juni-Desember)
Publisher : STAI DDI Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55623/au.v5i2.623

Abstract

Artikel ini mengkaji pengalaman teknis dan manajerial Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gowa dalam pelaksanaan tahapan pemungutan, penghitungan, dan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara pada Pemilihan Umum 2024. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif dengan pendekatan reflektif-autoetnografis untuk merekam dinamika lapangan, menafsirkan respons kelembagaan, serta mengevaluasi implikasinya terhadap kualitas penyelenggaraan Pemilu. Fokus kajian diarahkan pada bagaimana KPU Kabupaten Gowa mengelola kompleksitas teknis, regulatif, sosial, dan kultural dalam situasi kepemiluan yang ditandai oleh tingginya beban kerja Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), kendala geografis, keterbatasan infrastruktur teknologi Sistem Informasi Rekapitulasi (SIREKAP), serta meningkatnya kerawanan dan polarisasi politik. Hasil kajian menunjukkan bahwa keberhasilan KPU Kabupaten Gowa tidak hanya ditentukan oleh kepatuhan prosedural terhadap regulasi, tetapi juga oleh kemampuan menerapkan manajemen adaptif dan komunikasi autentik berbasis kearifan lokal. Nilai Sipakatau, Sipakainga’, dan Sipakalabbi’ menjadi modal sosial penting dalam membangun koordinasi, meredam eskalasi konflik, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap penyelenggara Pemilu. Melalui strategi tersebut, KPU Kabupaten Gowa mampu menjaga tata kelola, akuntabilitas, dan integritas tahapan pemungutan hingga rekapitulasi suara. Selain itu, pendekatan kultural dan adat kedaerahan berkontribusi terhadap peningkatan partisipasi pemilih, sebagaimana tercermin dalam skor 83,28% pada kategori Participatory Level Kabupaten/Kota dalam Laporan Indeks Partisipasi Pemilih Pemilu 2024 Komisi Pemilihan Umum. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi kapasitas teknis, sensitivitas sosial, dan legitimasi budaya dapat menjadi model penguatan penyelenggaraan Pemilu maupun Pemilihan di daerah.