Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Skrining Kesehatan Dasar pada Guru SD dan SMP SIT Bina Insan Parepare sebagai Upaya Deteksi Dini Faktor Risiko Penyakit Tidak Menular Nurul Mutiah Aminuddin; Nurul Mufidah Damry; Rayhani Ichsan; Dewi Yusuf; Muhammad Ichsan Ali; Amir Hamzah Basir
DEDIKASI Vol 28, No 1 (2026): JURNAL DEDIKASI
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/dedikasi.v28i1.86359

Abstract

Abstract. Non-communicable diseases (NCDs), such as hypertension, diabetes mellitus, obesity, and cardiovascular disease, are major causes of global morbidity and mortality. Risk factors for NCDs often develop gradually and remain undetected during productive age, including among educators who have high levels of activity and workload. Teachers are a strategic group that plays an important role in building a healthy lifestyle culture within the school environment, yet they often receive limited attention in preventive health screening programs. This community service activity aimed to conduct basic health screening among elementary and junior high school teachers at SIT Bina Insan Parepare as an effort to support early detection of NCD risk factors. The activity was carried out through the measurement of blood pressure, body mass index (BMI), waist circumference, random blood glucose levels, and health education on NCD prevention and healthy lifestyle practices. The activity also included brief consultations related to the participants’ examination results and health risk factors. The results showed that some participants had NCD risk factors, including elevated blood pressure, overweight/obesity, increased waist circumference, and random blood glucose levels above the normal range. In addition, participants showed high enthusiasm toward the health screening and education provided. This activity was beneficial in increasing teachers’ awareness of the importance of regular health checks and the adoption of healthy lifestyle behaviors as part of promotive and preventive efforts against non-communicable diseases.Keywords: health screening; non-communicable diseases; teachers; early detection; promotive and preventive; healthy aging
Peningkatan Literasi Kesehatan Guru melalui Edukasi Pencegahan Penyakit Tidak Menular di SIT Bina Insan Parepare Nurul Mufidah Damry; Nurul Mutiah Aminuddin; Rayhani Ichsan; Aida Ayu Chandrawati; Nurul Azizah; Amir Hamzah Basir
MAMMIRI: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/mammiri.v3i2.5089

Abstract

Penyakit tidak menular (PTM) merupakan penyebab utama kematian yang berkaitan dengan gaya hidup tidak sehat, seperti kurang aktivitas fisik, pola makan tidak seimbang, dan stres berkepanjangan. Guru sebagai tenaga pendidik memiliki peran penting dalam membangun budaya hidup sehat di lingkungan sekolah, namun masih terdapat keterbatasan literasi kesehatan terkait pencegahan PTM. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman guru mengenai penyakit kardiovaskular dan faktor risikonya serta meningkatkan kesadaran tentang pentingnya penerapan gaya hidup sehat. Kegiatan dilaksanakan di SD dan SMP SIT Bina Insan Parepare pada Februari 2026 dengan melibatkan 40 guru. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif-partisipatif melalui penyuluhan kesehatan, diskusi interaktif, refleksi bersama, dan evaluasi deskriptif menggunakan lembar observasi partisipasi peserta. Materi edukasi meliputi faktor risiko penyakit kardiovaskular, aktivitas fisik, pola makan sehat, pengelolaan stres, pengendalian konsumsi gula, garam, dan lemak, serta membaca label informasi nilai gizi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa 35 peserta (87,5%) aktif mengikuti diskusi dan sesi tanya jawab, sedangkan 32 peserta (80%) mampu menjelaskan kembali faktor risiko penyakit kardiovaskular dan upaya pencegahannya. Kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran peserta mengenai pentingnya perilaku hidup sehat serta mendukung penguatan budaya hidup sehat di lingkungan sekolah dan keluarga.